433 Tahun Medan, Berkat Kolaborasi Pelaksanaan Program Prioritas Capai Kemajuan

153

MEDAN ketikberita.com | Berkat kolaborasi berbagai kemajuan telah dicapai Pemko Medan, termasuk dalam pelaksanaan lima program prioritas, yakni bidang kesehatan, infrakstruktur, penanganan banjir, kebersihan, penataan kawasan heritage dan pemberdayaan UMKM.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Medan HUT ke-433 Kota Medan yang dipimpin Ketua DPRD Hasyim, Senin (3/7) di gedung dewan. Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Gubsu Edy Rahyamadi, para Konjen negara sahabat, unsur Forkopimda Medan, bupati/wali kota di Sumut, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Ketua TP PKK Medan, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Sekda Wiriya Alrahman, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Bobby Nasution memaparkan, pada akhir 2022 telah dicapai UHC sekaligus beroperasinya RS Bakhtiar Jafar di Kecamagan Medan Labuhan dan tertanganinnya Covid 19 secara baik. Saat ini, tambahnya, juga sedang dilakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan puskesmas dan kerjasama dengan seluruh rumah sakit yang ada guna mewujudkan Medan Medical Tourism.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga menyebutkankan tentang peningkatan infrastruktur, terutama dalam hal pengurangan kawasan kumuh. Dia mengatakan, tahun 2020 tercatat, terdapat kawasan kumuh seluas 819,8 hektar dan pada 2022 telah berkurang menjadi 313,2 hektar.

Perwujudan Medan tanpa banjir, lanjutnya, dalam proses pengerjaan dan koordinasi dengan instansi vertikal terkait kewenangan. Bobby Nasution mengatakan, pada tahun 2022 Pemko Medan telah berhasil mencapai pembangunan drainase dengan kondisi baik sebesar 92% dan diharapkan sisa 86 titik genangan akan dapat diselesaikan pada tahun 2023 dengan berkolaborasi seiring pengerjaan beberapa proyek yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, antara lain tanggul rob di Belawan, normalisasi Sungai Bederah dan Selayang, pembangunan kanal Sei Sikambing – Sei Belawan, dan beberapa program lainnya.

“Program Medan bersih, cantik tanpa lubang telah berhasil mencapai peningkatan kondisi jalan mantap sebesar 92% pada tahun 2022, juga melakukan perbaikan jalan di tiga ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” tambah Bobby Nasution.

Di bidang kebersihan, sambungnya, berkat dukungan anggaran DPRD Medan telah dilakukan pelimpahan kewenangan pengelolaan persampahan ke tingkat kecamatan dengan dukungan kendaraan operasional, mulai dari truk sampai dengan becak sampah, serta tenaga kebersihan.

Dia menyebutkan, upaya pembenahan TPA Terjun telah dilakukan karena sampai saat ini TPA regional belum selesai dibangun oleh Pemprovsu.

“Saat ini Pemko Medan sedang melakukan upaya kerja sama dengan pemerintah Belanda untuk mengembangkan teknologi penutupan TPA Terjun secara aman dan berkelanjutan,” ucapnya.

Terkait revitalisasi kota lama dan peningkatan UMKM, Bobby Nasution mengatakan, program ini telah mencapai hasil terlaksananya revitalisasi kawasan Kesawan, Lapangan Merdeka, serta Warrenhuis dan sekitarnya, yang dijadwalkan rampung pada pertengahan tahun 2024.

“Selanjutnya, Pemko Medan mempersiapkan tahapan revitalisasi kawasan Pekan Labuhan, situs Kota Cina, serta kawasan Belawan,” sebutnya. (red)