ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Penguatan tata kelola pemerintahan kampung di Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, memasuki babak baru. Sebanyak 30 anggota Badan Permusyawaratan Kampong (BPKam) dari enam desa resmi dilantik untuk periode 2026–2032, Rabu (9/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kecamatan Danau Paris itu dipimpin Camat Danau Paris, H. Bungaran Tumangger, SE. Enam desa yang mengutus para anggota BPKam tersebut yakni Situbuh-tubuh, Biskang, Napagaluh, Sikoran, Lae Balno, dan Sintuban Makmur.
Momentum pelantikan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi juga menjadi titik awal bagi para anggota BPKam untuk menjalankan fungsi pengawasan dan menyuarakan kepentingan masyarakat di tingkat kampung.
Camat Danau Paris H. Bungaran Tumangger menegaskan, BPKam memiliki kedudukan penting dalam membangun pemerintahan kampung yang sehat. Lembaga tersebut harus mampu menjadi mitra keuchik sekaligus menjalankan fungsi kontrol secara objektif dan bertanggung jawab.
Menurutnya, keberadaan BPKam tidak boleh berhenti pada pemenuhan struktur kelembagaan. Para anggotanya dituntut memahami persoalan masyarakat, berani menyampaikan kritik yang membangun, sekaligus mampu menawarkan solusi.
“BPKam adalah mitra strategis keuchik. Saya berharap anggota BPKam yang baru dilantik dapat menjadi mitra yang kritis tetapi tetap solutif, mampu mengawal anggaran desa secara transparan, menampung aspirasi warga, dan menjaga kekompakan dengan pemerintah desa demi kemajuan bersama,” ujar Bungaran.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan anggaran kampung.
Transparansi, menurutnya, harus menjadi bagian dari budaya pemerintahan agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat.
Di sisi lain, BPKam diharapkan mampu menjadi ruang demokrasi masyarakat kampung. Aspirasi warga harus diserap dan diperjuangkan melalui mekanisme yang sesuai aturan, sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada program pemerintah, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (R84)







