Walikota Subulussalam akan Jemput Paksa Kenderaan Dinas yang Tidak Dikembalikan

184

SUBULUSSALAM ketikberita.com | Sesuai data yang diterima dari Pengelolaan Aset Daerah kota Subulussalam dan setelah Apel kendaraan Dinas digelar, seluruh Aset bergerak masih banyak yang tidak dihadirkan, hal ini menjadi sorotan publik, juga menjadi tanda tanya besar, kemana larinya? dan masih adakah barangnya??? Pertanyaan ini wajar muncul, jikalau memang masih ada barangnya, wajib ditunjukkan, kalau hilang ya harus ada berita hilang dari Kepolisian, kalau rusak bangkainya pasti ada sebagai barang bukti, yang namanya aset, adalah milik Pemerintah dan bukan milik pribadi, terkecuali setelah di DUM, atau di lelang.

Barang bergerak,Aset daerah yang di DUM ada memiliki aturan tersendiri, dan aset yang dilelang juga mempunyai UU,atau aturan tersendiri, dan semua harus sesuai aturan main,tak bisa asal asalan, yang bertentangan dengan aturan,sehingga dalam hal ini Pemko Subulussalam harus tegas dalam mengkelola aset bergerak tersebut baik itu roda 4, juga roda 2.

Mobil aset Peninggalan kabupaten A,Singkil, kemaren dalam apel kendaraan dari puluhan mobil, yang hadir hanya satu unit, dan juga mobil anggota DPRK yang sudah ditarik Pemerintah, sesuai aturan baru,..yang hadir juga cuma 2 unit, mobil Dinas mantan ketua DPRK, yang pertama, FORTUNER, juga gak hadir, mobil dinas Sekwan juga gak hadir, mobil dinas Assisten III, karena sudah Pensiun, juga tak hadir,..dan masih banyak lagi mobil dinas, atau kendaraan aset daerah juga mobil operasional SKPK bantuan pusat dan propinsi yang masih raib keberadaannya,..sehingga dituntut kepada Pemerintah Kota agar bekerja keras, karena hal ini telah terlanjur digelar, jadi harus tegas dan juga membentuk TIM INVENTARISIR, agar aset negara ini benar benar dapat dikembalikan, dan cukup keterangan yg sah,bukan rekayasa.

Menurut Walikota H,Affan Alfian, Bintang beliau mengatakan, barang/aset yang tak bisa dihadirkan tanpa keterangan, akan dijemput paksa, hal itu adalah melik negara/daerah, bukan milik pribadi, jadi bagi semua harus faham dan taat dalam aturan.

Selain itu setelah dibentuk TIM, agar bekerja maksimal, buat laporan agar semua aset bergerak tau dan begaimana keadaannya, setiap TIM harus bertanggung jawab dalam hal ini kata Walikota dengan tegas.(J,Saran)