Wali Kota Medan Tinjau TPS Jalan Asrama

219

 

MEDAN ketikberita.com – Pasca pelimpahan pengelolaan sampah kepada kecamatan, Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  mulai memantau kinerja para camat dalam menangani masalah  sampah tersebut.  Rabu (19/10) sekitar pukul 08.30 WIB, Wali Kota meninjau tempat pembuangan sementara (TPS) di Jalan Asrama, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.

Peninjauan ini dilakukan Wali Kota bersama Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, HM Husni, Kadis Pekerjaan Umum Khairul  Syahnan dan Kabag Humasy Ridho Nasution.  Kondisi TPS yang berlokasi persis di pinggir Jalan Asrama sangat memprihatintan, selain banyak tumpukan sampah,  tidak sedikit  sampah  yang berserakan di badan jalan.

Tak pelak kondisi itu membuat  seputaran TPS jorok dan menimbulkan bau yang cukup menyengat hidung.  Oleh karenanya Wali Kota ingin segera dilakukan pembenahan terhadap TPS  tersebut.  Untuk itulah  seluruh sampah yang  bertumpuk di pinggir jalan segera dibersihkan. Selanjutnya lokasi TPS dibuat lebih ke dalam  lagi.

“Keberadaan TPS yang  selama ini berada di pinggir  jalan tentunya  sangat  tidak tepat dan kurang layak.  Untuk itu lokasinya kita tempatkan lebih ke dalam lagi. Untuk mempermudah akses keluar dan masuk, kita akan buatkan  jalannya,” kata Wali Kota.

Usai dilakukan pemindahan nantinya, Wali Kota selanjutnya berpesan kepada Camat Medan Helvetia Muhammad Yunus  agar menurunkan beberapa  orang  petugas  untuk melakukan penjagaan,  terutama di pinggir  jalan yang selama ini  menjadi lokasi  warga membuang sampah sembarangan.

“Setelah TPS ini kita pindahkan lebih ke dalam lagi, saya tidak mau ada masyarakat yang buang sampah di lokasi semula.  Untuk itu harus dilakukan penjagaan sehingga kawasan ini  bisa menjadi lebih bersih dan menarik lagi,” ungkapnya.

Wali Kota selanjutnya  berpesan kepada camat agar benar-benar menjalankan pelimpahan penangan sampah ini dengan penuh tanggung jawab. Dikatakannya, pelimpahan ini untuk mempermudah penanganan sampah di tengah masyarakat. Sebagai kepala wilayah, camat beserta seluruh jajarannya mengetahui secara detail di mana saja  lokasi penumpukan sampah.

Dengan wewenang yang telah diberikan tersebut, Wali Kota mengatakan camat tentunya dapat langsung  mengatasi persoalan sampah tersebut tanpa harus berkoordinasi lagi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang sebelumnya membidangi masalah sampah sepenuhnya. “Kita harapkan dengan pelimpahan ini dapat mengatasi persolan sampah yang ada selama ini,” harapnya.

Untuk itulah Wali Kota berpesan kepada para camat segera mengoptimalkan seluruh personel maupun peralatan yang telah dilimpahkan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, guna menangani masalah sampah yang ada di wilayah kerjanya masing-masing. “Jika ada kendala, segera berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk mengatasinya,” pesannya. (er)