Wabup Sergai H Darma Wijaya Hadiri Sosialisasi Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkoba

279

SERGAI(Sumut),ketikberita.com | Wabup Sergai H.Darma Wijaya menghadiri Acara Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan dan Peredaran Gelap Narkoba bertempat Lapangan Sepak Bola Martebing PT. Socfindo Dolok Masihul.Jum’at (26/10/2018).

Turut Hadir dalam Acara tersebut, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, Komandan Brimob Tebing Tinggi AKBP A. F. Ambat, Kasdim 0204 Deli Serdang, Kepala BNN Sergai Adlin Tambunan

Dalam sambutannya Wabub Sergai H. Darma Wijaya, menyebutkan bahaya penyalahgunaan Narkoba sudah pada tahap yang mengkhawatirkan, karena itu lah presiden Republik Indonesia dalam arahannya menyatakan bahwa tindakan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan salah satu kejahatan luar biasa. Dengan kondisi demikian dapat dikatakan bahwa kondisi Indonesia saat ini adalah Darurat Narkoba.

Menyikapi hal tersebut Pemkab Sergai dengan pihak terkait sangat serius dan berkomitmen kuat dalam memerangi penyelundupan, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Menyatukan dan menggerakan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan Narkoba demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa Narkoba.

Dalam pemeberantasan Narkoba diperlukan strategi yang cepat, tepat dan efektif melalui penegakan hukum, pendekatan kesehatan, upaya pencegahan serta pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam menanggulangi permasalah narkoba tersebut

Untuk itu saya berharap kepada seluruh masyarakat Sergai terkhusus yang hadir pada kesempatan ini dapat terlindungi dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, sehingga nantinya akan melahirkan sumberdaya manusia yang sehat dan unggul yang mampu bersaing dan berperan aktif dalam menghadapi globalisasi dan tantangan bangsa demi terwujudnya masyarakat Sergai yang Unggul, Inovatif dan Berkelanjutan.

Sedangkan Wakapolda Sumut dalam arahanya mengatakana bahwa Sumut menduduki peringkat ke-3 terbesar di Indonesia, sumut merupakan salah satu pintu masuk peredaran Narkoba, sebab sumut berdekatan langsung dengan semenanjung himalanya.

Dalam hal ini personil kepolisian sangat terbatas dalam pemberantasan Narkoba, untuk itu kita membutuhkan sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintahan serta masyarakat dalam memberantas narkoba.

Dalam hal pemberantasan Narkoba, pemerintah membutuhkan 84,7 Triliun untuk membinyayai permasalahan narkoba seperti penangkapan, penyidikan, perehapan dan pembianyaan napi selama dalam sel serta yang lainnya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan 16 orang relawan anti narkoba dan anti Hoax Keluarga Besar Putra dan Putri (KBPP) Polri Kabupaten Serdang Bedagai.(AfGans)