Tumpukan Sampah Resahkan Warga Perumahan BRR Kampung Pulo Sarok

36

ACEH SINGKIL (Aceh) ketikberita.com | Para warga di perumahan BRR Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, keluhkan sampah yang menumpuk di depan rumah karena lama diangkut oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan hidup (DLH) Aceh Singkil.

Kemudian, sampah yang berada di depan rumah warga terlihat sempat bertahan hingga tiga pekan. “Sampah sudah lama tidak angkut, warga banyak resah dan mengeluh. Karena aromanya sudah mengeluarkan bau yang busuk dan mengeluarkan ulat. Hal ini dapat menganggu kesehatan dan pemicu timbulnya penyakit akibat aroma sampah tersebut. Ucap Asri S salah seorang warga perumahan Desa Pulau Sarok, Selasa (27/2/2024)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DlH) Aceh Singkil, Syurkani, membenarkan atas adanya keterlambatan dalam pengangkutan sampah dari rumah warga dalam beberapa hari terakhir. Syurkani menuturkan kondisi tersebut disebabkan bagian hidrolik salah satu armada DLHK Aceh Singkil rusak. Sementara bahan untuk memperbaiki armada DLHK Aceh Singkil harus dipesan terlebih dulu ke Medan, Sumatera Utara.

“Biasanya, sampah kita angkut seminggu itu tiga kali. Nah, dengan rusaknya satu unit armada ini, proses pengangkutan sampah menjadi terganggu dan terjadi keterlambatan. Sebab, mobil kita di lapangan hanya dua unit, dan satunya sedang rusak,” kata Syurkani. Selain itu, kata Syurkani.

Kemudian kata Syurkani Uang Persedian (UP) DLHK Aceh Singkil juga belum cair. Kendati demikian, tetapi Syurkani mengaku ketiadaan UP bukan alasan yang membuat petugas terkesan malas-malasan bekerja mengangkut sampah. “Kita tetap akan selalu berinisiatif untuk mencari anggarannya.

“Menurut Syurkani penanganan sampah secara terintegrasi dan berkelanjutan mampu untuk mengurangi persoalan kebersihan di Aceh Singkil.

Kita harapkan, program tersebut juga dapat membuat sampah rumah tangga dapat bernilai ekonomis. “Langkah ini dinilai akan dapat membuat sampah bernilai ekonomi,” pungkasnya. (R84)