TPT JUT Desa Kelapian Diduga ASJAD

189

SERANG (Banten) ketikberita.com | Kegiatan pembangunan TPT (tembok penahan tanah) untuk keperluan pembuatan jalan usaha tani (JUT) di RT 002 Desa Kelapian,Kecamatan Pontang dengan volume panjang 400 meter, tinggi 0,80 meter dan lebar 0,30 meter yang anggarannya bersumber dari dana desa 2022 sebesar 155,684,700 dalam pantauan awak media dikerjakan asal jadi (ASJAD).

Terlihat pemasangan batunya asal di tancapkan saja , walau pun banyak airnya tetap saja di kerjakan seolah olah tidak ada inisiatif untuk membendung atau menyedot menggunakan mesin pompa air untuk mengeringkan dulu area kerjanya,agar mutu dan kwalitas pondasi TPT terjaga, Senin (20/06/2022).

Seorang pekerja yang enggan menyebutkan namanya, saat di konfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan TPT ini di borongkan .

“Ya siap kang ( kepada media – red), di sini tidak ada kepala petukang semuanya sama ,ya kalau pekerjaan ini mah di borongkan satu meter lari itu hanya 50 ribu saja ,walau pun ada berapa juga orang nya ya tetap permeter itu 50 ribu saja,”jelasnya.

Dia melanjutkan,” Kemarin mah ada tapi udah berhenti lagi kerjanya,saya juga baru 3 hari di sini Jumat libur ya di hitung Sabtu, Minggu, Senin,untuk pekerjanya sendiri semua orang Kronjo Tangerang .Untuk orang sini nya mah gak tahu itu,”imbuhnya .

Di tempat terpisah Nofal sebagai TPK (tim pengelola kegiatan) saat di komfirmasi awak media mengatakan tidak ada masalah jika yang kerja bukan orang Desa Kalapian .

” Saya rasa yang kerja itu orang mana saja boleh selagi orang sini nya tidak ada yang mau kerja di TPT itu.Orang sini kan biasa kerja di Jakarta,kalau kerja kaya gitu pasti gak ada yang mau ,besok juga ada orang walantaka yang biasa kerja di TPT,”ucapnya.

Lanjut Nofal,”Untuk pembelanjaan material itu beda lagi,dan yang mengurus di borongkan atau tidaknya petukang bukan saya,”ungkapnya.

Sangat di sayangkan Ketua BPD Desa Kelapian,Indra Pramudia saat di mintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp, sampai berita ini tayang tidak menjawab. (Tis/Hin)