Terkait Pengusiran Wartawan, Bupati DS Minta Maaf Janji Akan Memediasi

150

DELI SERDANG (Sumut) ketikberita.com | Terkait insiden pengusiran terhadap salah seorang wartawan yang meliput pada kegiatan Muscab IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Deliserdang, Bupati Deliserdang H. Ashari Tambunan, memohon maaf kepada wartawan bersangkutan serta organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Deliserdang.

Pada kesempatan itu, Bupati Ashari Tambunan, berjanjai akan segera menugaskan seseorang untuk memediasi permasalahan tersebut, sehingga tidak menjadi polemik yang berkepanjangan.

Hal itu disampaikannya saat menerima kehadiran Ketua PWI Deliserdang Khairul Hizad Sembiring bersama Khairul K Siregar yang merupakan wartawan yang diusir, Penasehat PWI Deliserdang HM Husni Siregar, serta beberapa anggota PWI Deliserdang, Kamis (7/1/2021) di ruang kerjanya di Lubukpakam.

Ketua PWI Deliserdang Khairul Hizad Sembiring, dalam kesempatan itu menyampaikan kekesalannya atas insiden pengusiran yang dilakukan karyawati hotel bagian Marketing kepada Khairul K Siregar yang juga Sekretaris PWI Deliserdang saat meliput Muscab IV IBI Deliserdang, Selasa (5/1/2021) di Convention Wing Hotel.

Pengusiran yang dilakukan karyawati bagian Marketing yang bernama Desi itu disebut-sebut atas permintaan dari panitia. “Jadi kami datang kemari ingin menyampaikan dan sangat kesal atas insiden pengusiran terhadap Sekretaris PWI Deliserdang yang dilakukan karyawati Wing Hotel. Selain itu kami juga ingin mengetahui mengapa kegiatan itu berlangsung tertutup”tegas Hizad.

Menanggapi hal itu Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengaku pihaknya selama ini menganggap media adalah bagian penting dalam pembangunan di Kabupaten Deliserdang. “Bahwa sikap Pemerintah Kabupaten Deliserdang terhadap awak media, itu tidak pernah berubah sejak awal.

Pemerintah Kabupaten selalu menganggap media dan awak media sebagai bagian penting pada pemerintahan. Bahkan dalam alam demokrasi ini media menjadi salah satu tiang terpenting,” ungkapnya.

Dengan adanya peristiwa pengusiran terhadap wartawan, Bupati pun menyampaikan permintaan maaf, atas kejadian itu. “Saya minta maaf kalau ada yang salah-salah. Saya akan berusaha memperbaiki dan berharap agar kawan-kawan media tidak terlalu mudah tersinggung,” sebutnya.

Sementara itu sebelumnya peristiwa itu bermula dimana saat itu salah seorang wartawan Waspada yang bertugas di Kabupaten Deliserdang atas nama Khairul K Siregar datang ke Wing Hotel untuk meliput kegiatan Muscab IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Kehadirannya di Wing Hotel setelah dihubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang dr Ade Budi Krista melalui Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan S untuk hadir dan meliput kegiatan.

Saat hendak menulis nama-nama pengurus IBI Kabupaten Deliserdang priode 2020-2025 hasil pemilihan pada Muscab IV yang dibacakan panitia, tiba-tiba datang salah seorang karyawan Hotel Wing bagian Marketing menghampiri dan menyuruh wartawan Waspada keluar. Walaupun saat itu sudah dijelaskan dan mengenalkan dirinya dari media, namun karyawan tersebut tetap ngotot mengusir. (r/red)