Terkait Dugaan Penipuan Oknum Developer Villa Giovane, M. Sa’i Rangkuti : Kita Pasang Spanduk “Tanah dan Bangunan Tersebut dalam Pengawasan”

256

MEDAN ketikberita.com | Terkait dugaan penipuan yang dilakukan Oknum Pengembang Perumahan Villa Giovane, Jalan Besar Deli Tua KM. 10.2 Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang, Law Office M. Sa’i Rangkuti & Associates, selaku Kuasa Hukum Evi Supita, S.Sos, terus berjuang untuk mempertahankan Hak-hak klien dengan memasang spanduk dibangunan dengan tulisan bahwa tanah dan bangunan tersebut dalam pengawasan Law Office M. Sa’i Rangkuti & Associates, Sabtu (13/11) siang.

Menurut M. Sa’i Rangkuti, SH, MH, didampingi Rizky Fatimantara Pulungan, SH, mengatakan bahwa hal itu dilakukan guna menghindari kerugian klientnya semakin lebih besar.

“Agar klien kami tidak semakin rugi besar, sebab berdasarkan keterangan dari masyarakat luas dan warga sekitar bahwa oknum pengembang tersebut, diduga melakukan penipuan terhadap korban lainnya, dimana satu unit rumah yang terbengkalai dan berada disekitar rumah korban ini, dimiliki lebih dari satu orang, jadi tumpang tindih kepemilikannya, makanya kami lakukan tindakan pemasangan spanduk itu,”ungkapnya.

Selanjutnya M.Sa’i Rangkuti kembali menuturkan bahwa Oknum pengembang Perumahan Villa Giovane, seakan menelantarkan bangunan tersebut, sehingga terlihat jelas rumah tersebut terbengkalai dan didalam bangunan itu juga diduga ada alat hisap sabu (bong) dan plastik klip.

“jelas bangunan itu dijadikan tempat penggunaan narkoba, ini buktinya,”terang M.Sa’i sambil menunjukan alat isap sabu.

Mengakhiri, Pria yang lulusan Fakultas Hukum UISU itu kembali mengatakan bahwa dirinya selaku kuasa hukum meminta kepada Kapolda Sumatera Utara untuk memberantas para Mafia-Mafia tanah yang berkedok sebagai Developer atau Pengembang Perumahan di Sumetara Utara.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat Sumatera Utara, agar segera melaporkan ke Poldasu berkaitan dengan adanya dugaan penipuan atas pembelian perumahan bodong atau tidak jelas kepemilikannya atau legalitasnya secara hukum,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Evi Supita, S.Sos (47), warga Suka Tangkas, Kec Medan Johor, melalui Kuasa Hukum, M. Sa’i Rangkuti, SH,MH, didampingi Rizky Fatimantara Pulungan, SH, Rahmad Makmur, SH.,MH dan Muhammad Ilham, SH, melaporkan oknum Developer ke Poldasu (12/11), terkait dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan atas pembelian rumah di Perumahan Villa Giovane Jalan Besar Deli Tua KM. 10.2 Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang dengan LP/B/1755/XII/2021/SPKT/Poldasu, tanggal 12 November 2021.

Dikarenakan Evi Supita telah menyerahkan sejumlah Uang sebesar Rp. 240.000.000, namun harapan untuk membeli rumah kandas, dikarenakan rumah tidak juga siap dan akad yang dibuat dihadapan Notaris juga tidak ada, hingga kecurigaan korban semakin besar, ketika Kantor Developer Perumahan Villa Giovani dalam keadaan tutup dan nomor handphone pengembang tidak bisa dihubungi, walau sudah dilakukan somasi.

Menurut Evi Supita janda anak 2 yang baru sebulan ditinggal meninggal suaminya, kepada wartawan mengatakan bahwa pada tahun akhir 2020, dirinya telah membayarkan uang kepada pihak pengembang sebesar Rp 240 juta, dimana pihak pengembang perumahan Villa Giovani tersebut akan menyelesaikan rumahnya pada awal tahun 2021, tapi hingga kini rumah yang dijanjikan Developer tak juga terselesaikan dan oknum Developer seakan tak perduli dan tak bertanggungjawab. (zal)