Tenaga Ahli KMW Kotaku Prov Banten, Monitoring Kegiatan Kotaku Kab Serang

260

SERANG (Banten) ketikberita.com | Tujuan umum program Kotaku adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Tim Monitoring Tenaga Ahli KMW (Konsultan Manajemen Wilayah) Kotaku Prov Banten didampingi tim Askot Mandiri melaksanakan monitoring kegiatan skala lingkungan,
bantuan pembangunan berbasis masyarakat Desa Pamanuk Kec Carenang Kab Serang,
Kamis (26/08/2021).

Tim monitoring terdiri dari Hendra Asmen sebagai Tenaga Ahli Infrastruktur dan Diki Setiabudi sebagai Tenaga Ahli Urban Planner didampingi Askot Mandiri dan tim fasilitator.

Saat kunjungan tim monitoring,KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Berkah Jaya sedang melaksanakan kegiatan pemasangan slup pengecoran bangunan MCK.

“Kami lakukan pengecekan terhadap kualitas perakitan besi dan pemasangan slup disamping itu juga mengingatkan kepada para pekerja untuk senantiasa mentaati prokes covid19 serta menggunakan APD, saat bekerja,”Jelas Sabar Wahyudono selaku Askot Mandiri.

Menurut Sabar,berdasarkan hasil monitoring, pencapaian progres masih sesuai dengan apa yang direncanakan,arahan dari tim fasilitator agar kualitas pekerjaan terjaga dan sesuai dengan ketentuan program di laksanakan sepenuhnya.

“Berdasarkan hasil monitoring, pencapaian progres masih sesuai dengan apa yang direncanakan,”Ungkapnya.

Permasalahan kumuh tidak dapat ditangani oleh pemerintahan desa saja,melainkan harus melibatkan pihak lain,kata Hendra Kosasih,Koordinator BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Berkah Mandiri Desa Pamanuk Kec Carenang Kab Serang saat mendampingi tim monitoring di lokasi kegiatan kotaku.

Hendra melanjutkan,”Bantuan pemerintah Provinsi dan Pusat sangat kami dambakan demi kemajuan Desa Pamanuk,hal ini selaras dengan komitmen Pemkab Serang membantu percepatan pembangunan, khususnya permukiman, untuk pelaksanaan program Skala Kawasan di Provinsi Banten 2020-2021.

“Terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan merupakan harapan kami sebagai masyarakat desa,”Pungkasnya. (Ys)