Sepanjang 8 KM Jalan Provinsi Sei Rampah – Tjg. Beringin Rusak Berat

347

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Intensitas curah hujan yang cukup tinggi da banjir yang panjang menyebab kan kondisi Jalan Provinsi yang terletak di Kec.Sei Rampah dan Tjg. Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),Provinsi Sumatera Utara rusak berat.

Kurang lebih sepanjang 8 Km jalan mengalami rusak berat di beberapa desa yang berada di sepanjang Jalan Provinsi tersebut. Dari pantauan awak Media Rabu (22/12/2021), terhitung dari Simpang Bedagai yang terletak di Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah hingga Desa Pematang Terang yang terletak di Kecamatan Tanjung Beringin jalan yang biasa di lalui masyarakat di penuhi lubang, walau pun tidak semua jalan mengalami rusak berat.

Sedangkan jalan Provinsi tersebut melewati 4 desa yaitu Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Desa Pekan Tanjung Beringin, Desa Pematang Cermai, Desa Pematang Terang, Kecamatan Tanjung Beringin.

Namun ada beberapa titik yang mengalami rusak berat yaitu dimulai dari Simpang Bedagai Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah yang tepatnya di Dusun 3, Dusun 7 dan Dusun 8 yang di perkirakan mengalami kerusakan sepanjang 1 Km. Kemudian untuk Kacamatan Tanjung Beringin berada di Desa Pekan Tanjung Beringin di perkirakan 1 Km, di Desa Pematang Cermai di perkirakan 3 Km dan Desa Pematang Terang di perkirakan 3 Km yang mengalami rusak berat.

Dari penuturan Kepala Desa Pematang Cermai Misdi bahwa warganya sudah resah terkait kerusakan jalan tersebut dan sempat banyak warganya saat berkendara dengan Sepeda Motor terjatuh di lubang yang berada di jalan tersebut, selain warganya banyak juga Mobil Truk yang melintas di jalan tersebut terguling atau pun terprosok di lubang-lubang yang berada di jalan tersebut.

“Sejak saya di lantik pada tahun 2019 lalu jalan tersebut sudah rusak sekarang ini malah lebih parah lagi rusaknya, terhitung di tahun 2020 jalan tersebut lubangnya sudah dalam dan ada yang mencapai 50 Cm namun warga berusaha menambal lubang-lubang tersebut dengan batu dan tanah, tapi sekarang ini lubang yang pernah di tambal warga secara swadaya tersebut sudah melebar dan tambah dalam lagi di tambah lagi sekarang sering hujan jadi air terus menggenangi lubang itu dan akibatnya tambah parah. Malah ada beberapa warga saya yang berkendara dengan Sepeda Motor sempat mengalami kecelakaan terjatuh dari Motornya karena mengelakkan lubang tersebut selain itu ada beberapa Truk pengangkut hasil panen warga yang terperosok ke lubang tersebut dan sampai bermalam di jalan tersebut, tuturnya.

Misdi juga berharap Gubernur Sumatera Utara agar segera menganggarkan untuk pembangunan jalan tersebut karena jalan itu merupakan akses penting untuk menghubungkan 2 Kecamatan yang menjadi kewenangan Provinsi Sumatera Utara.

“Saya selaku Kepala Desa Pematang Cermai sangat mengharapkan Bapak Gubernur untuk sudi kiranya agar segera menganggarkan pembangun an untuk jalan kami, karena jalan tersebut menjadi kewenangan Provinsi Sumut”.

Sedangkan menurut Heri (43) warga Dusun 1 Desa Pematang Cermai mengatakan, kalau dirinya sangat berharap pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur Sumut agar segera membangun jalan di desanya karena masyarakat sudah sangat kesulitan karena jalan yang dilaluinya rusak berat.

“Saya sangat berharap dan memohon kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara agar segera membangun jalan yang ada di desa saya, karena kami sekarang sangat kesulitan terhadap jalan rusak itu. Kalau kami panen mobil yang mengang kut hasil panen kami jadi sulit akibat jalan rusak tersebut, jadi tolonglah Pak Gubernur tolong kami !!!”.

Di tempat yang berbeda Kepala Desa Pematang Terang Lammartua Silaen SP mengatakan bahwa jalan Provinsi di desanya juga mengalami kerusak an dengan banyaknya lubang dimana-mana, ia pun berharap kepada Bapak Gubernur Sumut agar segera memperbaiki jalan di desanya.

“Memang sebelumnya jalan itu sudah rusak tapi Sejak curah hujan yang cukup tinggi sekarang ini jalan di desa saya tambah banyak yang rusak dengan lubang di mana-mana, saya juga mengharapkan agar Bapak Gubernur Sumut segera melakukan perbaikan terhadap jalan kami, karena jalan kami ini merupakan akses penting untuk masyarakat kami yang moyoritas petani sawah dan jalan tersebut merupakan kewenangan Provinsi, tentunya Provinsilah yang berwenang untuk memperbaiki jalan tersebut, Katanya. (AfGans)