Sekcam Sosa Timur Kartim : Kami Akan Memberikan Kecamatan Sosa Timur Terbaik dan Menjadi Icon Kecamatan Di Palas

802

PALAS (Sumut) ketikberita.com | Untuk membangun yang namanya masih baru memang sulit untuk dilaksanakan, tapi itu bisa saja kita laksanakan asalkan kita sama-sama punya niat yang sama untuk membangun. Makanya saya atas nama warga daerah di Kecamatan Sosa Timur yang sekarang ini kebetulan sudah menjadi Sekcam Sosa Timur, saya akan terus memikirkan bagaimana Kecamatan Sosa Timur yang baru hitungan 1 bulan, akan menjadi yang terbaik dari Kecamatan yang lama di Kabupaten Palas.

Saya (Kartim Red-) akan melakukan Kordinasi Internal kepada para Kepala Desa, dimana Kepala Desa Insya Allah akan setuju untuk bagaimana memikirkan Kampungnya sendiri. Kita akan jadikan Kecamatan Sosa Timur menjadi Ikon Kecamatan terbaik. Hal tersebut diungkapkan Sekcam Sosa Timur Kartim.

Ditanya Jurnalis Senior dan Profesional Dewak Jarlub S. Sos apa kira-kira yang dibuat agar Kecamatan Sosa Timur akan dijadikan sebagai Ikon Kecamatan di Kabupaten Palas. Kartim mengatakan ada 3 hal yang mau saya lakukan. 1.Saya (Sekcam Kartim Red-) akan melakukan Sayuran Hidroponik. 2. Telur Asin dan 3. Makanan Ringan Keripik Ubi. Selama inikan kita di Pemerintah belum pernah ada Pembinaan dan menonjolkan agar ada di Kabupaten Palas yang kita buat. Padahal kita di Palas mempunyai Sumber Daya Alam yang “Ruaarrr Biasaaa”, hanya kita mencari Manusia untuk kita jadi Sumber Daya Manusia yang handal.

Di Kecamatan Sosa Timur ini lengkap, Alamnya Sejuk, Sumber Daya Alamnya Bagus dan Sumber Daya Manusianya ada, hanya Pembinaan kita di Pemerintah Padang Lawas.
Lanjut Kartim bahwa yang saya akan Fokus dahulu Hidroponik jenis tanaman Sayuran jenis Daun. Karena di Halaman rumah saya sudah saya kembangkan tanaman Hidroponik. Tanaman Segar tanpa Pestisida. Selama ini kita sayuran saja Import, seperti Sayuran Brokoli dari Thailand sekarang menjadi kesukaan masyarakat kita di Indonesia.

Jadi ketika kita sudah melakukan penanaman Tanaman Sayuran Hidroponik, bukan hanya ketiga Konsep itu saja yang kita buat (1.Tanaman Sayuran Hidroponik, 2. Membuat Telur Asin, dan 3.Membuat Makanan ringan Red-). Kita akan juga melakukan Ekspansi ke Perikanan, dimana kita akan buat Berternak Ikan Lele, dimana Ikan lele tersebut bisa akan kita Eksport ke Rokan Hulu dan Ke Sumatera Barat.

Setelah sukses semua itu, maka kita akan buat Pameran Tanaman Sayuran Segar tanpa campuran Pestisida di Kecamatan Sosa Timur, Telur Asin ala Padang Lawas, Makanan Ringan Home Insdustrinya Kecamatan Sosa Timur dan beternak Ikan Lele. Akan kita buat semacam acara rutin Tahunan, sekalipun kita merayakan HUT Hari jadi Kecamatan Sosa Timur tanggal 30 – 01-2020.

Kartim pun mengharapkan kepada Kepala Desa dan Masyarakat harus kita bergandeng tangan untuk bisa sukses Program yang sudah di Konsep yaitu 1. Tanaman Sayuran Hidroponik. Telur Asin dan Makanan Ringan seperti Keripik Ubi. Makanya kita semua Kepala Desa dari 13 Desa yang ada di Kecamatan Sosa Timur, ayo semangat membangun Kecamatan Sosa Timur yang kita cintai ini.

Karena Bapak-bapak Kepala Desa inilah yang punya Anggarannya, daripada Anggaran Dana Desanya masih Salah Parkir, kita Parkirkan Dana Desa tersebut untuk ketiga Konsep ini. Hanya Bapak Kepala Desa yang punya Anggaran sampai Ratusan Juta. Karena tujuannya pun kita untuk memperdayakan Masyarakat Kecamatan Sosa Timur. Sambung Kartim Kalau sudah masyarakat Berdaya, maka Kesejahteraan dan Kekayaan pun akan sudah di depan mata.

Supaya tidak ada lagi pengangguran di Kecamatan Sosa Timur, dan para Emak-emak pun juga bisa mengupulkan uang minimal 20 ribu dan maksimal 50 ribu dalam 1 hari untuk penjualan Tanaman Sayuran Hidroponik. Kalau sudah para Emak-emak bisa saja membantu mencari Nafkah untuk keluarganya, para Suamipun semakin Cinta kepada Istrinya.

Begitu juga para Suaminya kalau sudah Sukses kita berternak Ikan Lele dan Berternak Ikan yang lain, maka kita jual keluar, dan hasilnya pun untuk dibawa kerumah, para Istripun semakin cinta kepada Suaminya, jadi kita terus ada Putaran Kegiatan, jadi kita tidak lagi kebanyakan Nongkrong yang kurang jelas. (DEWA JARLUB S. SOS / JAWA-ARAB-LUBIS)