Satika Simamora Sosok yang Paling Relevan Untuk Memimpin Tapanuli Utara

92

TAPANULI UTARA (Sumut) ketikberita.com | Anggota DPRD Sumut terpilih Satika Simamora S.E., MM dinilai menjadi sosok yang paling pas dan relevan untuk memimpin Kabupaten Tapanuli Utara kedepan. Karena selain kaya dengan pengalaman menjadi ketua TP PKK sepuluh tahun mendampingi sang suami Dr, Drs.Nikson Nababan M.Si sebagai kepala daerah sederet prestasi juga membuktikan dedikasi BUNDA PAUD Tapanuli Utara itu.

Bergelut dalam bidang sosial sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Tapanuli Utara tidak mengurangi reputasi dan perhatian Satika Simamora dalam peningkatan ekonomi dan upayanya mengangkat derajat pengrajin tenun ulos ketingkat nasional bahkan internasional.

Hal itu tampak bagaimana perhatian besar Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten Tapanuli Utara itu terlibat aktif dalam mengkampanyekan keberadaan pengrajin tenun ulos asal Tapanuli Utara dalam setiap event-event besar sehingga menghantarkan namanya untuk meraih Penganugrehan Penghargaan Upakarti Tahun 2022 oleh pemerintah melalui Kementerian Perindustiran RI.

Perempuan humble yang dikenal dekat dengan semua kalangan ini adalah sosok seorang ibu yang memiliki kedekatan dengan anak-anak dan kelurga namun seiring dengan nama besarnya tanggung jawab yang lebih besar juga turut menghampiri. Melalui PDI PERJUANGAN dalam pesta demokrasi pemilihan anggota legislatif belum lama ini ia diminta untuk maju mewakil masyarakat dapil Sumut 9 dan kontestasi itu telah menghantarkan Satika Simamora sebagai anggota DPRD Sumut terpilih periode 2024-2029 dengan perolehan suara tertinggi dari seluruh calon yaitu dengan 54.629 suara.

Tingginya animo masyarakat yang menjatuhkan pilihan mereka kepada Satika membuktikan kedekatan beliau kepada masyarakat sekaligus menjadi acuan bahwa rakyat mencintai wanita dengan dua anak itu. Sekaligus tersirat harapan yang besar bahwa kepemimpinan itu layak diberikan kepada sosok yang pantas dan telah terbukti berbuat untuk masyarakat.

Selain itu, pengalaman 10 tahun sebagai Ketua TP PKK yang kerap kali mendampingi Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara tentu telah memahami betul kondisi dan kebutuhan masyarakat Tapanuli Utara, sayangnya batasan dua periode kepemimpinan belum mampu menuntaskan cita-cita mulia Nikson Nababan untuk membangun SDM yang berdaya saing dan mengembangkan SDA yang masih belum bisa dikelola dengan baik karena keterbatasan infrastruktur dan teknologi.

Tentunya untuk melanjutkan program pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara di era kepemimpinan Nikson Nababan itu dibutuhkan sosok yang paham dan tidak asing lagi dengan Tapanuli Utara dan sosok itu ada pada Satika Simamora.

Disamping itu, pondasi pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara yang telah dicanangkan dengan baik dan telah berlangsung beberapa dekade pada era kepemimpinan Bupati Nikson Nababan tidak serta merta akan ” direstart ulang ” oleh calon pemimpin yang akan datang. Kinerja Organisasi Perangkat Daerah sampai ketingkat desa juga sudah berjalan dengan baik dan hal itu menjadi instrumen keberhasilan pembangunan yang tidak perlu lagi di intervensi kecuali dievaluasi itupun jika diperlukan. (ARS)

Artikulli paraprakFKUB Aceh Singkil Sosialisasikan Pentingnya Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama
Artikulli tjetërNikson Nababan: Masyarakat Sumut Itu Sudah Dewasa dan Rasional