Sat Resnarkoba Polresta Barelang Bekuk 8 Tersangka Tindak Pidana Narkoba

321

BATAM ketikberita.com | Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Barelang berhasil mengamankan Delapan tersangka Kasus Tindak pidana Narkotika berupa sabu.

Hal tersebut di sampaikan oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo didampingi oleh Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Mudji Supriyadi, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Heri Goldenhardt dan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, Selasa (21/1/2020) sore di Mapolresta Barelang.

Prasetyo mengatakan, pada hari Minggu – Jumat (12-17/1/2020) kemarin Delapan tersangka yakni Satu orang warga Karimun Inisial JA alis J, Empat orang warga Palembang Inisial HT alias T, warga binaan LP Merah Mata Palembang HS, DI, SA dan tiga orang Warga Negara Malaysia Inisial KA, RR dan SR dengan Barang bukti 28.679,1 Gram Sabu – sabu. “Mulai Minggu (12/1/2020) berdasarkan Informasi dari masyarakat tim Satres Narkoba Polresta Barelang melakukan pengintaian seorang pelaku di perairan Pulau Putri, “ujarnya.

Lanjutnya setelah melakukan pengembangan dari pelaku, pihaknya melakukan pengembangan di wilayah Palembang dan berhasil menangkap seorang pelaku di salah satu Hotel Palembang. “Dari pengembangan dua pelaku ini kita mengembang kepada tiga orang pemesanan, tiga pemesanan ini warga binaan LP Merah Mata Palembang, “ungkapnya.

Ia menjelaskan dari pengembangan tiga warga binaan , Satres Narkoba berhasil menarik pelaku dari warga Negara Malaysia untuk datang ke Batam dan sampai di Batam tiga Warga Negara Malaysia berhasil diamankan. Menurutnya Narkoba jenis Sabu-sabu ini akan diedarkan para pelaku ke Daerah Sumatera Selatan.

Dikatakan Prasetyo batang bukti yang diamankan tas pembawa Sabu-sabu, beberapa Handphone berbagai merek, 28.679,1 Gram Sabu – sabu, tiga buku Paspor Warga Negara Malaysia dan satu unit Kapal. “Para tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2), pasal 114 ayat (2) dan pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman maksimal hukuman mati, seumur hidup, 20 tahun penjara atau setidak – tidaknya 6 tahun penjara, “jelasnya. (Indralis)