Sambut Lebaran, BI Sediakan 152 Titik Tempat Penukaran Uang Baru di Sumut

229

MEDAN ketikberita.com | Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sumatera Utara (KPWBI Sumut) membuka atau menggelar tempat penukaran uang baru di 152 tempat atau titik yang tersebar diseluruh tempat di Sumatera Utara.

Hal ini dikatakan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Doddy Zulverdi kepada wartawan di Lapangan Benteng Medan Kamis (6/4/2023) siang saat mengunjungi counter counter penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia dan beberapa Bank Swasta dan BUMN lainnya.

Menurutnya, dalam penukaran uang baru dalam menyambut Idul Fitri 1444 hijriah, pihaknya menyiapkan uang baru mulai dari pecahan seribu hingga seratus ribu rupiah ini sebanyak 6,5 Triliun Rupiah, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang baru didalam menyambut dan merayakan Idul Fitri.

Berdasarkan pantauan wartawan dlokasi tempat penukaran uang baru, tampak masyarakat menyambut dengan antusias dan mengikuti antrian dengan tertib dan dikawal ketat oleh pihak keamanan dari Brimob untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

Selain itu Doddy Zulverdi juga mengatakan maksud dan tujuan dari pada penukaran uang baru ini, untuk menjaga peredaran uang dimasyarakat agar tetap baik dan terawat yang merupakan salah satu fungsi Bank Indonesia, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Sumut Azhari mengatakan, tahun ini meskipun ada ditemukan peredaran uang palsu namun persentasinya sangat sedikit, dan kita terus mengawasi dan lebih meningkat kan pengawasan jangan sampai ada uang palsu yang beredar di masyarakat dalam menyambut lebaran tahun ini, tegasnya.

Penukaran uang baru di 152 titik yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini dimulai dari tanggal 3 April hingga 18 April 2023 dan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini guna memenuhi kebutuhan uang baru dalam menyambut dan memeriahkan lebaran tahun ini, harapnya. (red)

Artikulli paraprakRakor Penyelenggaraan Statistik Sektoral, Percepat Terwujudnya Satu Data Indonesia
Artikulli tjetërKakanminvetcad III/17 Purwakarta Peduli Veteran dan Anak Yatim