Safety Riding PT.Capella Dinamik Nusantara Kepri Memberikan 6 Tips Cara Aman dan Nyaman Berkendara di Bulan Ramadan

9

Photo : Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri, memberikan Tips Aman bagi pengendara yang Berpuasa - (r/Wati Sgn)


BATAM (Kep.Riau) Ketikberita.com | Aktifitas berkendara pada saat bulan Ramadan tentunya berbeda dengan aktifitas berkendara pada hari biasa. Di bulan Ramadan, kita akan merasakan perubahan kondisi lalu lintas seperti munculnya warung penjual takjil dadakan di pinggir jalan, kepadatan lalu lintas di jam tertentu terutama di lokasi pasar Ramadan dan munculnya banyak kegiatan berbagi takjil gratis di pinggir jalan oleh komunitas atau instansi tertentu.

Selain itu, bagi pengendara yang menjalankan puasa akan menghadapi beberapa perubahan seperti perubahan jam makan dan perubahan jam tidur yang berpengaruh terhadap fokus dan kemampuan dalam prediksi bahaya.

Christofer Valentino, instruktur safety riding PT. Capella Dinamik Nusantara memberikan tips aman
bagi pengendara yang berpuasa :

1. Cukupkan istirahat anda saat berkendara

Karena jam tidur berubah dari hari biasanya, atur ulang waktu tidur anda. Tidurlah lebih awal atau tambahlah jam tidur di waktu yang lain. Beristirahatlah setelah satu atau dua jam perjalanan, namun apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi menurun bersegeralah istirahat. Kurang tidur akan berpotensi mengakibatkan mudah Lelah, ragu mengambil Keputusan dan kesalahan dalam mengoperasikan kendaraan.

2. Rencanakan Perjalanan

Situasi lalu lintas tentunya akan mengalami banyak perubahan. Dengan merencanakan perjalanan, kita dapat menghemat waktu dan energi karena bisa terhindar dari kemacetan dan emosi yang tidak terkontrol.

3. Atur asupan makanan

Karena jam makan berubah dari hari-hari biasa, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara.

4. Lakukan pemanasan sebelum berkendara.

Perubahan jam tidur dan jam makan berpotensi mempengaruhi kondisi fisik kita juga, sehingga pengendara perlu melakukan pemanasan. Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

5. Berkendaralah dengan penuh konsentrasi dan pikiran positif.

Hindarilah kegiatan lain yang menghabiskan energi seperti : berkendara sambil menggunakan handphone, menggendong tas berat atau melakukan Gerakan gerakan yang menguras energi. Apabila berkendara konsentrasi terganggu, lebih baik istirahat terlebih dahulu baru melanjutkan perjalanan. Selain fisik yang perlu kita jaga, kondisi non fisik juga harus kita jaga, seperti halnya emosi. Berpikir positif akan menyadarkan kita bahwa emosi berlebihan memberikan dampak negatif saat berkendara.

6. Tingkatkan Prediksi Bahaya.

Perubahan perilaku pengguna jalan seperti pengendara yang tergesa-gesa menjelang waktu berbuka, pengendara yang menepi tiba-tiba saat waktu untuk membeli takjil, dan munculnya pedagang yang menawarkan jajanan berbuka puasa di tepi jalan merupakan kondisi lalu lintas yang harus kita waspadai dengan melakukan prediksi bahaya berkendara.

Jagalah jarak yang aman dengan pengendara di depan sejauh 3-4 detik, kurangi kecepatan di area yg padat pengguna jalan, lakukan 4T (Tunggu Sejenak, Tengok Kiri, Tengok Kanan, Tengok Kiri Lagi) saat di persimpangan sebagai upaya yang dapat kita lakukan saat berada di daerah yang lebih ramai.

Selain enam tips berkendara, Pengendara wajib menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana Panjang dan Sepatu sebagai upaya untuk meminimalisir efek negatif kecelakaan. Lakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara dan patuhi aturan lalu lintas sebagai upaya kita mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya #Cari_aman saat naik motor.

“Kami ingin mengajak seluruh pengendara Honda untuk tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara di bulan suci ini. Dengan menjaga kondisi tubuh, mempersiapkan perjalanan dengan baik, serta meningkatkan kewaspadaan di jalan, kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan Aman.” tegas, Christofer. (r/Wati Sgn)

-