Ribuan Pelanggan PLN Rayon Sei Rampah Akan Diputus, Sergai Terancam Gelap Gulita

454

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Seribu Lima Ratus (1500) pelanggan PT PLN Rayon Sei Rampah khususnya yang berdomisili di Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban, Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), akan mengalami gelap gulita.

“Semua petugas telah dikerahkan untuk melakukan pemutusan terhadap aliran listrik dan pembongkar an pada meteran disebabkan tagihan rekening listrik untuk Oktober 2021 tertunggak satu bulan dan menurut aturannya diatas tanggal 20 bagi pelanggan yang tidak bayar tunggakan, maka meteran akan dibongkar dan diputus.

Setelah berjalan 60 hari belum juga selesai pelunas an tunggakan, maka pelanggan harus melakukan pemasangan baru dengan catatan sudah lunas terhadap tunggakan bulan yang lalu. Aturan ini tidak ada pengecualian, termasuk home industri dan perkebunan. Hal ini ditegaskan oleh Menejer PT. PLN Rayon Sei Rampah Charles Gultom melalui telepon seluler, Rabu (3/11/2021) sekira pukul 15.15 Wib.

Dikatakannya, dari 1500 pelanggan yang belum melunasi tunggakan maka siap-siap untuk tidak mempergunakan aliran listrik. “Tidak ada urusan dengan pelanggan yang menunggak, kita bongkar dan putus. Jadi gelap gulita. Sergai akan gelap gulita jika 1500 pelanggan diputus aliran listrik. Nah, kata Charles, dia tidak punya urusan ribuan pelanggan mengalami gelap gulita.”

Namun sebutnya, kebanyakan pelanggan yang didatangi petugas takut diputus dan langsung bayar. Anehnya, saat ditanya dari 1500 pelanggan yang nunggak terhitung tanggal 21 Oktober 2021 hingga sekarang berapa sudah diputus, ia mengata kan belum ada karena keterbatasan pegawai untuk melaksanakan tugas di lapangan. Imbuh Charles. (AfGans)