Rembuk Wajah Baru Dharma Putra, Bupati Mursil Harap Tingkatkan Mutu Pendidikan

79

ACEH TAMIANG ketikberita.com | Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn membuka acara Rapat Kerja Yayasan Pendidikan Dharma Patra Rantau, mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Melalui Program Full Day School” . Raker dilaksanakan di Wisma Jeumpa PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Rantau, pada Rabu (23/06/21).

Merubah sistem pendidikannya menjadi sistem Full Day School , adalah tujuan utama dari Raker ini, karena sebelumnya sistem pendidikan pada Yayasan Pendidikan Dharma Patra Rantau ini sama seperti sekolah umum lazimnya. Ikut dalam rapat tersebut, Bupati Mursil memberikan apresiasi kepada Ketua Yayasan sekaligus Pembina yang telah peduli dan memberi perhatian terhadap perkembangan dunia pendidikan. Melihat zaman sekarang, banyak peserta didik yang sudah hilang mental dan etikanya.

“Dengan adanya transformasi dari sistem sekolah biasa menjadi sekolah Full Day, bisa mengurangi dan menyelamatkan anak-anak bangsa dari segala penyimpangan adab dan prilaku”, ungkap Mursil.

Dalam pada itu, Bupati Mursil meminta, nantinya ketika program Full Day School ini telah berjalan, Kepala Yayasan dan segenap jajaran agar bisa memberikan hasil yang signifikan terhadap mutu dan kulitas pendidikannya. Dengan begitu, marwah Dharma Patra akan kembali seperti sedia kala.

Tak lupa juga Beliau sampaikan disela-sela rapat, untuk ikut berpartisipasi mengaktifkan PPKM selama Pandemi Covid-19 dan tingkatkan Protokol Kesehatan.

“Sekolah ini, harus menjadi contoh bagi sekolah lain. Terapkan protokol kesehatan, sediakan handsanitezer, sterilkan semua”, ujarnya.

Sementara itu, H. Riswanto, S.Kom.I selaku Ketua Yayasan Dharma Patra Rantau, dalam sambutannya diawal rapat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mursil dan para tamu rapat kerja lainnya. Riswanto menyampaikan, pemberlakuan Full Day School akan diterapkan di Tingkat Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Direncanakan program terbaru ini, akan lebih mendalami Pengetahuan Agama Islam, karena karna selama Pandemi, banyak anak-anak yang berprilaku kurang baik.

“Raker ini berfungsi untuk menyatukan program, menerima masukan dari para guru untuk diadaptasi oleh sekolah”, terangnya.

Riswanto mengatakan, mulai ajaran baru kedepan, Tahfidzh Qur’an akan diutamakan. Hal ini nyatanya mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari para orangtua.

“Harapan orang tua sangat besar kepada sekolah untuk menuntun anak-anak mereka menjadi lebih baik”, sambungnya lagi.

Untuk menambah kenyamanan murid dalam belajar, pihak Yayasan akan menyediakan Psikolog untuk membantu guru-guru menyambut para peserta didik dengan lebih hangat sehingga terjalin hubungan yang baik antara keduanya. (ABS)