Rektor Universitas Samudra (Unsam) Ikut Vaksinasi Covid-19

131

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Rektor Universitas Samudra (Unsam) Dr. H. Bachtiar Akob, MPd, beserta para dosen dan tenaga kependidikan jalani vaksinasi tahap pertama, vaksinasi ini dilakukan di Puskesmas Langsa Lama, Jalan Prof. Syarif Tayeb Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Sabtu (26/6/2021).

Usai divaksinasi Rektor Universitas Samudra Dr. H. Bactiar Akob, MPd, mengatakan saya di vaksinasi hari ini sebagai bentuk motivasi dan tanggung jawab kepada civitas akademika Universitas Samudra untuk ikut Vaksinasi, ujar Rektor.

Lanjut Rektor, vaksin itu perlu untuk menjaga kekebalan tubuh kita dari penyakit “Alhamdulillah hari ini semua civitas akademika universitas Samudra melakukan vaksinasi tahap pertama untuk para dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Samudra (Unsam) yang beberapa hari lalu juga sudah dilakukan Vaksinasi, yang semua dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Samudra (Unsam) sudah selesai divaksinasi,”imbuh H. Bachtiar Akob.

Mudah-mudahan, sambung Rektor Universitas Samudra, Dr.H.Bachtiar Akob.MPd, semoga covid-19 segera berlalu, agar ekonomi masyarakat lancar seperti sedia kala dan perkuliahan dapat berjalan seperti sediakala juga, tandas Rektor.

Sementara itu Ketua tim gugus tugas Covid-19 Universitas Samudra (Unsam) Dr. Teuku Hasan Basri, S Pd, MPd sebagai Koordinator Vaksinator mengutarakan bahwa ada 340 peserta yang akan divaksin, untuk hari ini adalah lanjutan yang divaksin sebanyak 176 orang terdiri dari dosen dan tenaga administrasi dan tenaga kependidikan sebagai lanjutkan semuanya dari universitas Samudra (Unsam) dari Jumlah itu berasal dari 516 dosen dan tenaga kependidikan di Universitas Samudra (Unsam) vaksinasi tahap pertama.

“Perlindungan kita dapat dari vaksinasi akan sempurna jika Vaksinasi tahap pertama diberikan secara lengkap, seringkali dibutuhkan lebih dari satu tahap. Pada vaksin pertama, dia akan membentuk sistem imun tubuh dan vaksin kedua bisa disebut sebagai booster. Jadi dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang ada menjadi lebih tinggi lagi,”jelas Dr.Teuku Hasan Basri, SPd, MPd.

Menurut Dr.Teuku Hasan Basri, SPd, MPd vaksinasi memiliki dua fungsi. Pertama mencegah sakit, kedua mencegah keparahan. “Ada orang yang tidak sakit setelah divaksin, meski terkena virus. Sementara mayoritas vaksin itu mencegah keparahan. Jadi walaupun nanti sakit, kalau sudah divaksin, tidak berdampak parah,”tukas Dr.Teuku Hasan Basri.

Oleh karenanya, saya berpesan agar tetap menjaga kesehatan dan patuh protokol kesehatan. Ia berharap agar masyarakat di luar Universitas Samudra (Unsam) termasuk para mahasiswa universitas Samudra (Unsam) bisa terbebas dari penyakit, pandemi segera berakhir dan ekonomi bisa bangkit kembali, sebut Teuku Hasan Basri. (AA)