Rapat Rutin Pememrintahan Kampung pada 3 Kecamatan, Bupati Mursil Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Di Wilayah Hulu

38

ACEH TAMIANG ketikberita.com | Selasa (01/12/2020) pada pukul 10.00 wib bertempat di Balai Pertemuan Gunung Pandan Kampung Selamat Kecamatan Tenggulun Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M. Kn memimpin Rapat Rutin Pemerintahan Kampung. Rapat rutin kali ini diikuti sebanyak 33 orang Datok Penghulu dan Mukim dari Kecamatan Tenggulun, Tamiang Hulu dan Bandar Pusaka.

Bupati pada kesempatan ini menjelaskan kepada para Datok dan Mukim terkait pembangunan di Aceh Tamiang yang banyak tertunda disebabkan besarnya anggaran yang terpotong dalam menangani pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. Namun, sambung Mursil kita tidak perlu berkecil hati di karenakan Pemerintah Pusat melalui kementeriannya telah menyiapkan program-program perberdayaan ekonomi masyarakat agar ekonomi masyarakat tetap berjalan.

“Kita di Aceh Tamiang khususnya Kecamatan Bandar Pusaka wajib bersyukur walau di tengah pandemi akan tetapi kegiatan pembangunan jalan yang menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka ke Aceh Timur mulai tahun ini oleh Pemerintah Provinsi akan segera dibangun. Untuk desa-desa lainnya juga di harapkan agar segera mempersiapkan usulan-usulan terkait kebutuhan pembangunan di daerahnya. Memang usulan tersebut belum bisa kita tampung di tahun 2021 dikarenakan pandemi ini, akan tetapi kita berupaya agar bisa tertampung di anggaran tahun 2022,” ujar Bupati Mursil.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab antara Datok dan Mukim dengan Bupati Aceh Tamiang. Berbagai hal terkait permasalahan yang ada di kampung disampaikan oleh para Datok Penghulu dan Mukim kepada Bupati Aceh Tamiang. Diantaranya terkait pendidikan anak-anak sekolah, masa jabatan datok penghulu yang mau habis, infrastruktur yang rusak baik itu jalan ataupun jembatan serta terkait penyaluran BLT bagi masyarakat yang datanya masih perlu direvisi.

Menjawab serta menjelaskan pertanyaan dari para Datok, Bupati mengatakan bahwa terkait pendidikan anak-anak, untuk tahun depan belajar tatap muka Insha Allah akan aktif kembali seperti semula sesuai putusan dari Menteri. Namun yang perlu diingat, Protokol Kesehatan harus diterapkan.

Terkait masa jabatan Datok yang mau berakhir dan bagaimana pertanggung jawabannya di jawab langsung oleh Inspektur Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Asra. Beliau menjelaskan bahwa Datok hanya bertanggungjawab sebatas masa jabatannya saja. Terkait pemeriksaan keuangan para Datok tidak perlu khawatir selagi Datok mengikuti aturan yang berlaku maka semua akan berjalan dengan baik. Terlebih lagi dengan Aplikasi Pengawasan Dana Desa (Simbisa) yang baru dilaunching oleh Inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang maka proses pemeriksaan keuangan dana desa jadi lebih mudah.

Terkait infrastruktur, Bupati mengatakan diperlukan kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten terkait usulan-usulan yang prioritas agar bisa kita masukkan ke dalam anggaran untuk segera di bangun. Khusus untuk Kecamatan Tenggulun Bupati meminta kepada Kadis PUPR Aceh Tamiang agar memberikan perhatian khusus terkait infrastruktur jalan. Dikarenakan infrastruktur jalan di Kecamatan Tenggulun banyak yang tenggelam pada saat banjir. Perlu dikaji untuk kedepannya agar jalan tersebut bila terjadi banjir tidak sampai terendam sehingga bisa tetap di lalui oleh masyarakat.

Hadir dalam rapat rutin tersebut para Kepala OPD dalam Kabupaten Aceh Tamiang, Forkopimcam Tenggulun, Tamiang Hulu dan Bandar Pusaka serta para Datok Penghulu dan Mukim dari masing-masing Kecamatan tersebut. (ABS)