Proyek Sanitren Di Desa Koper, Pekerja Keluhkan, : “Material Semen Keras Membatu dan Pasir Tak Bisa Dimanfaatkan Maksimal”

221

KAB. TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Disampaikan pekerja bangunan (Petukang) sekitar sepekan lalu kepada awak media, bahwa kwalitas pasir dan semen yang dikirim oleh Haji Sis tidak dapat digunakan secara maksimal, pasalnya material Semen Keras Membatu dan Jenis Pasir pun dengan kualitasnya kurang bagus sehingga tidak bisa digunakan secara maksimal oleh pekerja, Jum’at (24/12/2021).

Sebut saja inisial Udin nama samaran, bahwa sepuluh sak semen merk Jakarta yang dikirim sudah membatu dan kwalitas pasir jenis pasir urug sehingga tidak dapat dipergunakan maksimal oleh para pekerja.

“Sepuluh sak semen sudah keras membatu merk Jakarta dan pasirnya jenis pasir urug bukan pasir untuk plasteran dan cor-an, sudah disampaikan ke Pimpinan Ponpes, kabar nya mau diganti oleh H.Sis”ungkapnya.

Dihubungi melalui via WhatsApp, Pimpinan Ponpes Salifiah Asma Badar H.Hamdun “Sudah saya sampaikan ke fasilitator sekitar sepuluh hari lalu, katanya mau diganti tapi hingga saat ini belum juga, kata pekerja selain itu, semennya keras membatu dan jenis pasir nya pun jenis pasir urug, gak bisa dipakai buat melester dan ngecor, belum,, belum diganti”tutur pimpinan Ponpes yang beralamat di Kampung Seupang Kebon Kelapa RT/RW 013/03 Desa Koper Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Banten.

Sementara itu H.Sis ketika dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp, hingga pemberitaan ini terbit belum memberikan respon, padahal centang biru dua sebagai tanda pesan whatsApp telah dibacanya.

Program Sanitren merupakan Program Andalan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tersohor dengan tujuan memberikan dampak manfaat bagi lembaga pendidikan pondok pondok pesantren yang diharapkan segenap pihak dapat tepat sasaran, tepat waktu dan tepat guna. (Fahrur Rozi)