Polres Lhokseumawe Gelar Pelatihan Teknik Foto Peristiwa

48

LHOKSEUMAWE (Aceh) Ketikberita.com | Dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan personil dibidang kehumasan, Polres Lhokseumawe menggelar pelatihan ” Pelatihan Dasar Teknik Photo Peristiwa” yang digelar di aula Rupatama Wicaksana Laghawa Polres Lhokseumawe, Sabtu (4/6/2022).

Kegiatan yang menghadirkan pemateri akademisi dari Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Muchlis,S,Pd.I, M.Sos, diikuti oleh personil Humas Polres Lhokseumawe, personil Polsek jajaran dan siswa Latihan Kerja (Latja) SPN Aceh.

Dalam materinya, kemampuan fotografi penting dimiliki, selain bertujuan untuk mengabdikan sebuah kejadian atau peristiwa sebagai dokumentasi, juga bertujuan untuk pengungkapan atau menghadirkan sesuatu yang berbeda dari berbagai sisi yang menarik.

Lanjutnya, sebuah foto bukan hanya menampilkan objek semata, akan tetapi juga foto juga dapat bercerita sesuatu tentang sebuah peristiwa yang ingin disampaikan. Sehingga kemampuan mengambil objek atau membidik objek yang menarik menjadi hal penting dalam fotografi.

Sebutnya, ada Lima teknik dasar pengambilan foto untuk menghasilkan foto yang menarik dan menceritakan sebuah peristiwa. Diantaranya teknik Low Angle, High Angle, Bird Eye Angle, Eye View Angle dan Frog View Angle.

“Angle fotografi adalah sudut pengambilan gambar tertentu atau objek, saat kamera membidik sebuah objek. Pemilihan angle foto sepenuhnya bergantung pada sudut pandang dan preferensi fotografer itu sendiri,”ujar Muchlis.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lhokseumawe Salman Al Farisi, SH, MM, mengatakan bahwa selain bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik fotografi yang menunjang fungsi kehumasan. Selain itu juga, hasil fotografi sebagai bentuk laporan kepada pimpinan terkait sebuah peristiwa yang terjadi dan lain sebagainya.

Sehingga dengan pengetahuan dan kemampuan dasar yang diperoleh dari pelatihan dasar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personil dalam menunjang tugas pokok Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat serta semakin komunikatif dalam menjangkau penyampaian pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat, terang Salman.

Kegiatan pelatihan, selain penyampaian secara teori, juga dilakukan praktek, sehingga lebih memberikan pemahaman yang mendalam terhadap materi yang disampaikan. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan dimaksud. (AA)