Polres Langsa Ciduk 9 Pelaku Pemerkosaan Terhadap Anak Di Bawah Umur

19

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Polres Langsa berhasil menciduk 9 pemuda yang melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur (siswi) yang terjadi pada Selasa (16/3/2021) di sebuah rumah kosong bertempat Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa Kota.

Pelaku ada 9 orang, sementara satu nya lagi masuk DPO dan yang berhasil kita amankan hanya 9 orang dengan inisial MRA, MS, MOS, MVP, MRE, NS, MH, MKA dan MNH sedangkan satu orang lagi yang berinisial BK sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

Kejadian tersebut bermula ketika tersangka MRA membawa korban (bunga-nama samaran) ke sebuah rumah kosong dimana dalam rumah tersebut sudah ada rekannya MS dan BK yang sudah menunggu serta di susul pelaku MRE, MVP, MOS, MKANS, MH dan MNH.

Saat di rumah tersebut, korban diperkosa oleh tersangka secara bergilir. Demikian ujar Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SIK, SH, MH di dampingi Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo, SIK saat konferensi Pers di halaman Mapolres, Rabu (31/3/2021).

Lanjut Kapolres, pelecehan seksual dan pemerkosaan ini terjadi karena pelaku MRA memiliki hutang terhadap pelaku MS namun tersangka MRA tidak sanggup membayarnya sehingga MS meminta bayaran hutang tersebut dengan membawakan perempuan sebagai ganti hutangnya.

Atas kejadian tersebut Polres Langsa beserta anggota Sat Reskrim mengumpulkan bahan keterangan dan menemukan 2 alat bukti yang cukup dan di lakukan penangkapan.

Pada Sabtu (20/3/2021), polisi meringkus pelaku NS, MKA, MH, MNH, MRA, MRE, MVP di dalam rumahnya masing-masing sedangkan pada Selasa (23/3/2021) pelaku MS dan pelaku MOS menyerahkan diri ke Polres Langsa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sementara tersangka BK berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi (DPO).

Adapun barang bukti yang diamankan berupa, 5 unit Handphone, 5 unit sepeda motor, 1 buah kain sarung, 1 buah Jilbab, 1 buah baju berlengan panjang, 1 buah celana panjang lie, 1 buah celana dalam polos dan 1 buah Bra.

Kepada pelaku di kenakan ancaman pasal 50, dengan kurungan penjara paling singkat 150 bulan dan paling lama 200 bulan serta undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak pengurangan 1/3 hukuman dari ancaman orang dewasa, tutup Kapolres Langsa. (AA)