Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Secara Ilegal Ke luar Negeri

213

BATAM ketikberita.com | Satu orang pelaku berinisial PR alias M jenis kelamin perempuan warga negara Malaysia berperan sebagai perekrut serta penjemput PMI diamankan Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri dan berhasil menyelamatkan dua orang korban jenis kelamin perempuan asal Kota Batam.

Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Kombes Pol Arie Dharmanto SSos SIK didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S SIK MSi menjelaskan, pada hari Kamis (23/01/2020) diperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada seorang warga negara Malaysia memasang iklan lowongan kerja untuk dikerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia di media sosial (Facebook).

Menindaklanjuti hal tersebut, Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri dan tim memperoleh informasi bahwa pelaku yang merupakan Warga Negara Malaysia akan datang langsung ke Kota Batam untuk merekrut dan menjemput PMI yang akan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia.

Kemudian pada jam 15.00 wib bertempat di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam, tim berhasil menemukan dan mengamankan 1 (satu) orang pelaku berinisial PR alias M dan seorang saksi atas nama Cheryl Tai Xur Li warga Negara Malaysia yang merupakan rekan pelaku serta menyelamatkan 2 (dua) orang korban perempuan asal Kota Batam atas nama Noviana dan Poibe dan tim juga berhasil mengamankan barang bukti berupa paspor, tiket dan boarding pass keberangkatan kapal dengan tujuan Batam – Situlang Laut, Malaysia.

Sampai dengan saat ini, tim Subdit IV Ditrreskrimum Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk Pelaku dikenakan pasal 81 dan 83 Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 Tahun atau denda paling banyak Rp. 15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah).(Indralis)