Home / Ketik Berita / Jabodetabek / PMI Salurkan Bantuan Non Tunai Multiguna untuk 1.320 KK Terdampak Banjir di Tapanuli Tengah

PMI Salurkan Bantuan Non Tunai Multiguna untuk 1.320 KK Terdampak Banjir di Tapanuli Tengah

TAPANULI TENGAH (Sumut) ketikberita.com | Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menyalurkan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah melalui program Bantuan Non Tunai Multiguna (BNTM). Program ini merupakan bagian dari upaya PMI dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. Jum’at, (13/3/26).

Weka Gunawan Pengurus PMI Pusat mengatakan Bantuan ini didukung melalui pendanaan Disaster Response Emergency Fund (DREF) dari International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC). Melalui program tersebut, sebanyak 1.320 kepala keluarga di Kabupaten Tapanuli Tengah akan menerima bantuan tunai sebesar Rp1.000.000 per kepala keluarga.

Pendistribusian bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di 4 kecamatan dan 31 desa/kelurahan. Penetapan penerima manfaat dilakukan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan PMI bersama pemerintah daerah, guna memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ucap Weka.

PMI berharap bantuan non tunai ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak, seperti kebutuhan sehari-hari, memperbaiki kebutuhan rumah tangga, serta mendukung proses pemulihan setelah bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaan program ini, PMI juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PT Pos Indonesia yang membantu proses penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat.

PMI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, PT Pos Indonesia, para relawan PMI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan penyaluran bantuan ini dapat terlaksana dengan baik.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, PMI berkomitmen untuk terus hadir memberikan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana, serta mendukung upaya pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan lebih baik. (mir)