PLN Batam Tegaskan Akan Tetap Lakukan Pemutusan Saluran TV Kabel Sampai Kewajiban Penuggakan Dibayar

811

BATAM ketikberita.com | Bright PLN Batam menegaskan masih akan terus memutus instalasi TV kabel, sampai perusahaan TV kabel memenuhi kewajiban sesuaiperjanjian kerjasama kedua belah pihak. Sebagaimana disampaikan Vice Presiden Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri, saat gelar jumpa pers diruang Humas PLN Batam, Batam Centre.

“Ya, sampai mereka (Perusahaan TV Kabel-red) melakukan sesuai perjanjian kerjasama,” ucapnya, sebelum menutup jumpa pers, Jum’at, (09/08/19). Hal ini juga diiyakan oleh Wakil GM Infra PLN Batam, Ali Sembiring. Rabu, (07/08/19) PLN Batam memutus instalasi TV kabel BCN dan Barelang Vision (Barvis), akibat kedua perusahaan TV kabel itu tidak memenuhi kewajibannya membayar pemanfaatan tiang listrik PLN Batam.

Sementara itu, Wakil GM PLN Batam, Ali Sembiring mengatakan kerjasama pemanfaatan jaringan kelistrikkan untuk kepentingan telematika memilki dasar hukum yang diterbitkan langsung Gubernur Kepri. ” Termasuk dalamnya kerjasama pemanfaatan tiang listrik oleh TV Kabel.” Ungkapnya .

Ali Mengatakan, kerjasama dengan perusahaan TV Kabel sudah dua periode dilaksanakan. ” Semuanya tertuang dalam surat perjanjian kerjasama yang pertama tahun 2015 dan yang ke dua tahun 2018. ini berlaku sampai tahun 2021 .” paparnya

Sementara terkait, beberapa bulan dua perusahaan TV kabel menunggak pembayaran. Dan beberapa nominal tunggakan. Ali Sembiring, menolak menjawab, dengan dalih menjaga kerahasian perjanjian kerjasama. Demikian pula , mengenai jangka waktu penerbitan Surat Peringatan (SP) 1 dan SP 2 hingga surat pemberitahuan penurunan instalasi TV Kabel. Ali enggan menjawab dengan dalih yang sama .

” Itu tidak bisa kita sampaikan ini kaitan dengan keberhasilan kerjasama,” Ungkapnya. Ali Sembiring juga mengklarifikasi, pemberitaan yang mengarah pada dirinya atas inisial oknum PLN Batam yang menawarkan uang bulanan kepada Akhmad Rosono, Pembina perusahaan TV Kabel, BCN dan Barvis.

” Saya memang pernah menyampaikan ke Pak Rosono, supaya dibatu menyelesaikan persoalan instalsi TV Kabel. Tapi saya tidak pernah meyampaikan akan memberikanuang ke pak Rosano,” Ungkapnya.

PLN Batam menyebutkan ada 11 perusahaan yang bekerjasama dalam pemanfaatan tiang listrik PLN Batam. Dua diantaranya perusahaan BUMN,TV Kabel dan perusahaan penyedia layanan internet, dalam jangka waktu ini pihaknya akan melakukan pemutusan jika tidak dipatuhi peraturan PLN yang sudah diberi surat pemberitahuan pertama dan dua dan pemberitahuan ke tiga tidak di indahkan pihak kami akan melakukan tindakan pemutusan.(Indralis)