PKBM Aulia Bilqis, Solusi Bagi Pelajar Putus Sekolah

181
Peserta didik PKBM Aulia Bilqis tampak semangat belajar.

SERANG (Banten) ketikberita.com | Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aulia Bilqis yang beralamat di Kampung Gorda Asem RT 001/003 Desa Nambo Ilir Kecamatan Kibin Kabupaten Serang banyak diminati masyarakat yang sebelumnya putus sekolah.

PKBM yang berdiri pada tahun 2020 ini,mengelola program kesetaraan untuk tingkat SD (Paket A), SMP (Paket B) dan SLTA (PaketC) kini memiliki 103 peserta didik terdiri dari 5 orang paket A, 37 paket B, dan 61 untuk paket C.

PKBM yang dikepalai oleh Sachroni, S.Pd, M.Si memiliki tenaga pengajar yang berpengalaman pada bidangnya, seperti Sulasiah, S.Pd, Toton Riyadi, M.Pd, Susilawati, S.Pd, Uun Kurniasih, S.Pd, Sapnah Nur Safitri, S.Pd dan Muhamad Imron Irham.

Kepada awak media Sachroni menuturkan pengalamannya selama mengelola PKBM,
Senin (31/07/2023).

“Berangkat dari keinginan luhur untuk berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa,pada tahun 2020 dibantu rekan-rekan tercetuslah ide untuk membuka PKBM Aulia Bilqis”,Jelas Pria alumnus Untirta tahun 2009 ini.

Pria yang pada jamannya dikenal piawai mengolah kulit bundar ini sangat terkesan dengan semangat peserta didik.

“Walaupun usia mereka (peserta didik-red) sudah tidak muda lagi, tapi keinginan untuk belajarnya sangat tinggi.Kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pengelola PKBM”, Ungkapnya.

Lanjutnya,”Pemberian materi pelajaran kami lakukan dengan sistem tatap muka, dilaksanakan pada setiap hari Sabtu dan Minggu karena beberapa peserta didik ada yang sudah bekerja”,Jelas Pria yang akrab dengan nama sapaan Kang Roni ini.

“Saat ini PKBM Aulia Bilqis belum meluluskan peserta didik, mereka semua kelas 3.Kami juga sudah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Desa Nambo Ilir untuk penyaluran tenaga kerja”, Pungkasnya.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat disingkat PKBM, adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan Non Formal. PKBM ini masih berada di bawah pengawasan dan bimbingan dari Dinas Pendidikan Nasional. (sumber : Wikipedia). (Ys)