Perajin Bambu Desa Tegal Maja, Siap Memenuhi Keinginan Pasar

518

SERANG (Banten) ketikberita.com | Desa Tegal Maja Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang, yang letak wilayahnya dibelakang Pt.Indah Kiat-Kragilan,merupakan Desa yang sejak dulu masyarakatnya dikenal sebagai pengrajin anyaman bambu.

Melalui tangan dingin seorang M. Iksan, Kepala Desa terpilih di tahun 2019 ini,berani melakukan inovasi produk anyaman bambu, yang menurutnya pengrajin bambu harus bisa memenuhi tuntutan pasar.

“Baru beberapa bulan ini,kami dari Pemerintahan Desa Tegal Maja berupaya menjadikan kerajinan anyaman bambu sebagai usaha alternatif di tengah pandemi covid 19,”tuturnya kepada awak media, Selasa (02/02/2021).

Lanjut Iksan,”kalau melihat sejarahnya,Desa Tegal Maja tidak bisa lepas dari usaha anyaman bambu,hanya saja jenis produknya masih berkisar di alat-alat rumah tangga, seperti : bakul, irig, cepon,kukusan dan sejenisnya”.

“Bedanya, kalau dulu berjalan masing-masing,kata Iksan, sekarang ini melalui program pemberdayaan masyarakat,kita buat sentra pengrajin anyaman bambu,produknya juga sudah mulai mengikuti keinginan pasar, seperti tempat tissue dan cindera mata lainnya, dirinya bersyukur saat ini hampir 50 persen warganya bekerja sebagai pengrajin anyaman bambu,”jelas Iksan.

“Kelak setelah semuanya siap, produk anyaman bambu ini menjadi salah satu produk unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES),dan harapan kami ada pembinaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, agar produk anyaman bambu ini dapat menembus pasar yang lebih luas lagi,”harap Kades yang berlatar belakang pendidikan hukum ini.

Iksan menjabarkan, bahwa menyelaraskan produk dengan pangsa pasar yang ada adalah kunci kita untuk bisa bertahan dan memuaskan para pelanggan,dirinya senantiasa memberikan motivasi kepada warganya untuk terus berkreasi dan berinovasi,karena menurutnya pangsa pasar kerajinan bambu terbuka lebar jika kita bisa membaca momen dan mengkolaborasikan kearifan lokal dan modernisasi.

“Semangat bagi para pengrajin anyaman bambu Desa Tegal Maja,produk kita sudah banyak diminati,tetap jaga kualitas dan kuantitas,”pesannya.

Beberapa warga yang sudah menggeluti usaha anyaman bambu,kepada media mengakui sangat senang dan bangga bisa membuat barang-barang yang terbuat dari bambu.

“Kami senang dan bangga dilibatkan di sentra pengrajin anyaman bambu,semua tidak lepas dari ide dan peran aktif Kepala Desa kami,apalagi kami senantiasa di bimbing dan diperkenalkan dengan jenis-jenis anyaman yang baru,katanya sih kami harus bisa memenuhi keiginan pasar,”tutur warga.

Ditempat yang sama, Marjuki dari Lembaga Swadaya Masyarakat Geram Banten Indonesia, memberikan penilaian yang positif terhadap kinerja Kepala Desa Tegal Maja, menurutnya apa yang dilakukan oleh Iksan sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat sekitar dan ikut andil dalam pengentasan kemiskinan.

“Apa yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Tegal Maja selaras dengan program Pemerintah Pusat dan Daerah, terlebih ini dimasa pandemi covid-19,dimana kita dianjurkan untuk kerja di rumah dan yang pasti melalui produk yang dijual dapat membantu kebutuhan hidup warga,”tutup Marjuki. (Ohin/red)