Pemko Medan Terus Tingkatkan Pelayanan, Bobby Nasution: UHC Permudah Masyarakat Dapatkan Pelayanan Kesehatan

224

MEDAN ketikberita.com | Program Universal Health Coverage (UHC) yang telah diberlakukan sejak 1 Desember 2022 menjadi salah satu realisasi pelayanan di bidang kesehatan oleh Pemko Medan. Tujuannya guna mempermudah masyarakat mendapat pelayanan kesehatan dan menjamin seluruh masyarakat bisa menjangkau pelayanan tersebut.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melakukan sesi wawancara dengan Kompas TV di Jalan Pegadaian Medan, Jum’at (30/12) petang. Program ini digelar dalam rangka Refleksi Akhir Tahun 2022 dengan mengusung tema “Meningkatnya Kualitas Pelayanan dan Akses di Kota Medan.

Untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat, kata Bobby Nasution, Pemko Medan melalui OPD terkait mempercepat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Sebab, seluruh pelayanan jika tidak memiliki data diri, maka tidak dapat terkoneksi.

“Nah dalam upaya mempercepat pelayanan tersebut, kita jemput bola. Mulai dari membangun kerja sama dengan stakeholder dan melakukan pelayanan di rumah-rumah ibadah seperti masjid dan gereja. Jadi, kita cari mana yang menjadi tempat dan titik kumpulnya orang banyak,” kata Bobby Nasution.

Masih terkait kesehatan, imbuh Bobby Nasution, Pemko Medan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk secara fisik dengan mersmikan RSU Bachtiar Djafar di Medan Labuhan. Hal ini dilakukan untuk menjawab keterbatasan tempat pelayanan kesehatan di Medan bagian Utara.

“Alhamdulillah, kemarin kita sudah meresmikan RS Bachtiar Djafar di Medan Labuhan. Ini kita maksudkan untuk mempermudah masyarakat menjangkaunya, terutama bagi warga yang bermukim di kawasan Medan Utara. Mudah-mudahan kehadiran rumah sakit ini dapat membantu dan bermanfaat secara luas,” harapnya.

Disinggung soal akses masyarakat yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat akibat pengerjaan infrastruktur, orang nomor satu di Pemko Medan itu pun menyampaikan permintaan maafnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat tersebut..

“Kita tahu, selama proses pembangunan, pasti memberikan efek kepada masyarakat. Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Tapi, selesai pembangunan, mudah-mudahan bisa mempermudah lalu lintas dan memudahkan kegiatan ekonomi masyarakat. Semakin baik infrasruktur, kegiatan ekonomi pun meningkat,” pungkasnya. (er)

Artikulli paraprakPemko Medan Gelar Street Food Festival di Malam Pergantian Tahun Baru, 131 Kuliner Dihadiri Untuk Manjakan Lidah Pengunjung
Artikulli tjetërTanpa Mahar Politik, PKB Kota Medan Buka Pendaftaran Caleg