Pemkab Nias Barat Laksanakan Pelatihan Ketrampilan Batok Kelapa, Kayu Dan Bambu

98

NIAS BARAT (Sumut) ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Barat, dalam hal ini Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, yang diwakili oleh Asisten II Yobedi Gulo, S.IP., M.M membuka secara resmi pelatihan keterampilan Batok Kelapa, Kayu dan bambu yang berlangsung selama tiga hari yakni dari tanggal 3-5 Agustus 2022.

Pelatihan tersebut dilaksanakan melalui Dinas Ketenagakerjaan-KUM Nias Barat yang dilaksanakan di Toziro Beach Sirombu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Sumatera Utara. (3/8).

Yobedi Gulo, S.IP., MM dalam arahannya menyampaikan bahwa, pada zaman dulu pernah kita dikenal di Nias Barat dan secara khusus di wilayah Kecamatan Sirombu dan Kepulauan Hinako, sebagai penghasil Kopra tertinggi dan berkualitas hingga saat ini. Akibat peristiwa kebakaran pasar Sirombu dan dilanjutkan peristiwa Gempa dan Tsunami membuat Kilang Minyak Kopra tidak beroperasi sampai kini.

“Kita patut apresiasi kepada Disnaker KUM Kabupaten Nias Barat telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan kerajinan ini, baik dari bahan Batok Kelapa, Kayu dan maupun dari bahan bambu.ucap Yobedi.

Beliau juga berpesan Kepada peserta, agar pelatihan ini sungguh sungguh mengikuti tahap demi tahap dengan harapan tidak berhenti sampai disini, namun berkelanjutan terus menerus dan berinovas, ujarnya.

Sementara Kepala Disnaker KUM Nias Barat, Herti Rahayu Hia, S.Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa, pelatihan kerajinan ini bertujuan untuk dapat tercipta produk kerajinan dari bahan batok kelapa, kayu dan bambu yang berkualitas dan berdaya saing. Juga untuk mendorong dan meningkatkan kinerja para pelaku usaha dan dapat terbentuknya home industri bagi pengrajin.

Ditambahkan dia, untuk mewujudkan program kegiatan ini Pemkab Nias Barat dalam hal ini Disnaker KUM telah menyediakan Narasumber sekaligus Pelatih diantaranya Firman Maduwu, pengrajin dan pelaku usaha senior di kepulauan Nias, Newton Marunduri pengrajin senior dibidang Rumah Adat dan juga dibidang Kulit Penyu atau Goyo, Fa’asokhi Waruwu, pengrajin senior berbahan Batok Kelapa, dan dari unsur Disnaker KUM Arnoldus J. Harefa, S.T. Jelas Herti Rahayu Hia.

Ia berharap, agar dalam pelatihan ini dapat dijadikan salah satu cara untuk membuka kesempatan bagi pengangguran di Kabupaten Nias Barat.
Hadir pada kegiatan tersebut antara lain : unsur Ketua TP-PKK dan Dekranasda, Para OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Barat, Narasumber dan Pelatih, serta peserta pelatihan sebanyak 30 orang. (Wardiy)