Pemkab Aceh Timur Sambut Baik Kegiatan Tanam Padi IP 300

18
Teks Foto: Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Cut Huzaiman, Mp (tengah), Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Atim H. Aiyub, SKM, M.Si, Kadis Tanampan Pangan Hortikultural Atim, Kadis Pertanian dah Perkebunan Aceh dan kelompok penyuluh tani.

ACEH TIMUR Ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyambut baik dan turut bergembira dengan diselenggarakannya kegiatan tanam padi perdana IP 300.

“Kita ikut andil dalam rangka menjaga stabilitas pangan secara nasional dan khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Timur,” ujar Bupati Aceh Timur, H. Hasballah bin H.M Thaib, SH dalam laporannya yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab Aceh Timur, H. Aiyub SKM, M.Si saat acara Gerakan Tanam Perdana Padi Cluster IP 300 di Desa Paya Meuligo, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (10/6/2021).

H. Aiyub menyampaikan Pemkab Aceh Timur sangat bangga karena setiap tahunnya para petani di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Timur berhasil mengelola lahan pertanian dengan baik, ditandai dengan musim tanam padi yang dilaksanakan 2 atau 3 kali tanam setahun yang berdampak pada meningkatnya produksi padi.

“Perlu kami sampaikan bahwa saat ini beberapa wilayah Aceh Timur sedang melaksanakan panen padi seluas 10.798 Ha, hasil produksi pada Januari hingga April sebanyak 62.088,5 ton.
Jenis padi sawah sudah ditanam seluas 10.600 Ha,”jelas Asisten II H. Aiyub.

Lanjut H. Aiyub khusus untuk wilayah Kecamatan Peureulak, luas lahan baku sawah 2420 Ha dan sawah yang menggunakan sistem irigasi pompanisasi 1263 Ha, irigasi desa seluas 100 Ha. Sisanya 1057 Ha merupakan sawah tadah hujan.

“Pada tahun ini Kecamatan Peureulak mendapat alokasi bantuan padi IP 300 yang bersumber dari dana APBA. Pada IP 300 ini spesifikasi di lahan sawah irigasi/pompanisasi. Sebelumnya di Kecamatan Peureulak indeks pertanaman 2,5 dengan produtivitas 6 ton/Ha. Diharapkan dengan IP 300 ini dapat menaikkan produktivitas menjadi 7 ton/Ha dengan satu musim tanam 3 kali,” imbuh H. Aiyub.

Sebelumnya, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultural Aceh Timur, Drh. Muhammad Mahdi pada kesempatan yang sama mengutarakan selama ini indeks pertanaman padi di Kecamatan Peureulak 2,5 dengan produktivitas 6 ton/Ha. Diharapkan, dengan naiknya indeks pertanaman padi akan meningkatkan menjadi 7 ton/Ha.

“Dengan Meningkatnya produktivitas padi di Kecamatan Peureulak diharapkan menajdi motivasi kecamatan laian yang memiliki sistem irigasi/pompanisasi yang akan menerapkan pola tanam padi Ipn300,” papar Mahdi.

Sambung M. Mahdi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur pada Tahun 2021 mendapatkan alokasi kegiatan padi IP 300 yang bersumber dari dana APBA untuk lahan spesifikasi yaitu untuk 10 desa, meliputi, Desa Uteun Dama, Cek Mbon, Tualang, Punti, Lubuk Pempeng, Blang Simpo, Tanoh Rata, Paya Meuligoe, Bandrong, dan Desa Paya Kaluy.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Cut Huzaiman, Mp menambahkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan tahun ini menargetkan produksi padi 2,03 ton atau setara 1,28 juta ton beras, sebut Cut Huzaiman.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRK Aceh Timur, perwakilan Dandim 0401/Aceh Timur, perwakilan Kapolres Aceh Timur, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultural Aceh Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Perwakilan Kajari Aceh Timur dan undangan lainnya. (AA)