PemDes Sei Buh Kec. Teluk Mengkudu Renovasi Gubuk Reot Milik Warganya

208

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Pemerintahan Desa Seibuluh akhirnya Renovasi gubuk reot milik Sabrik (59) yang hidup sebatang kara tinggal Dusun Pematang Pasir, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.

Adapun kegiatan ini sekaligus perletakan batu pertama secara langsung di hadiri oleh Muspika Kecamatan Teluk Mengkudu, Selasa (28/1/2020).

” Kami keluarga besar sabrik mengucapkan terimah kepada pemerintah Desa Seibuluh yang mana telah memperhatikan masyarakat kecil yang memberihkan bantuan bedah rumah terhadap kediaman abang saya,”bilang Ruslan (52) didampingi istrinya Murni(50) merupahkan adek sabrik saat di lokasi.

Menurut Ruslan, sebelumnya sudah pernah ditawarkan untuk renovasi rumahnya bantuan bedah rumah, namun karna dirinya tidak mau ya gimana lagi. Namun berkat bujukan Kades Seibuluh akhirnya abang saya luluh sehingga penawaran beda rumah abang saya jadi mau”kata Ruslan

“Kami terdiri 12 bersaudara dan saya anak paling kecil. Sedangkan Sabrik anak ke 7. Dirinya tidak mau dilakukan bedah rumah karna takut mengeluarkan biaya, maka dirinya tidak mau.

Namun berkat Pak subandi yang selalu datang kemari pagi atau sore bahkan dalam jam dinas dirinya selalu datang kerumah kediaman abang saya untuk menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak ada mengeluarkan biaya.

Dengan bujukan pak subandi dengan menyakinkan jika mendapatkan bantuan bedah rumah agar pepohon dilokasi dilakukan penembangan, akhirnya abang saya di izinkan untuk ditumbang pohon disekitar rumah. Sehingga pak subandi langsung memberikan bantuan berupa material batu bata dan pasir datang kerumah abang saya, baru dirinya percaya jika rumahnya akan di renovasi.”ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Desa Seibuluh, Subandi dalam sambutan mengucapkan terimah kasih atas kehadiran muspika kecamatan teluk mengkudu dan masyarakat dusun payapasir dalam menghadiri perletakan batu pertama dalam renovasi kediaman sabrik.

“Sabrik ini hidup sebatang kara dan tidak mempunyai istri yang kini sudah umur 59 tahun. Sejak lahir sudah tinggal di Dusun Payapasir Desa Seibuluh ini,”bilang Kades Seibuluh Subandi.

Menurut Subandi, awal mengetahui kediaman rumah sabrik saat saya berkunjung mau melihat pekerjaan TPT. Saat itu saya melihat dan bertanyak ini rumah siapa, setelah ditanyak ternyata yang punya masih ada didalam.

“Ternyata masih ada rumah warga saya seperti ini,”ucap Subandi

Sehingga saya langsung bertanyak oleh pemilik rumah dan mengakui bahwa rumah ini miliknya sendiri termasuk tanah yang diperoleh adalah warisan dari orang tuanya.

Selanjutnya, saya menawarkan untuk pembuatan rumah yang bukan maksudnya terlalu layak tetapi sudah layak huni, saat itu beliau mau jika rumahnya di renovasikan,”ujarya

“Saat itu juga saya langsung kordinasi rekan maupun teman dalam untuk bantuan bedah rumah, kemudian saya kordinasi kepada sekretaris desa namun anggaran desa belum turun. Ternyata teman kita sanggup untuk membantunya, kemudian saya minta dianggarkan di tahun 2020 ini.

“Alhamdulillah ini hari ini terlaksana Jadi kami mohon kesediaan nanti untuk meletakkan peresmian batu pertamanya.”ujarnya.

Ia menjelaskan pembangunan rumah tidak layak huni milik Sabri menggunakan dana desa dengan anggaran Rp 10 juta dengan ukuran 4,5 meter kali 6 meter dengan gunakan Dana Desa, “Biaya bedah rumah dari dana desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa Desa Dungai Buluh ini adalah Desa sangat tertinggal tentang infrastruktur, karna setiap dusun itu yang jadi permasalahan adalah infrastruktur, “Insya Allah mungkin dengan Desa Sungai Buluh ini dinahkodai oleh saya nanti kami akan fokus pada struktur karena banyak dikeluhkan masyarakat,”ungkapnya.

Camat Teluk Mengkudu, Romian Parulian Siagian mengatakan bahwa hari ini kita dapat hadir disini dan dapat merasahkan dan melihat bagaimana kondisi dari bapak sabrik.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong akan terwujud membangun rumah warga kurang mampu. Salahsatunya merehab rumah tidak layak huni milik Sabrik.

Untuk itu, saya harapkan juga hari ini dan lainya nanti ke depanya bisa kita lakukan secara bersama-sama bergandeng tangan saling membantu menunjukkan lebih baik lagi.

Harapan yang akan dicapai, nantinya dapat dengan ringan akan tercapai, semoga usaha sekecil apapun harus di usahakan apa yang kita minta. Nanti akan kita laporkan kepada bapak bupati Wakil Bupati dan Sekda, tentunya
sangat bernilai positif.

“Silakan kita berkomunikasi, saya yakin kita di sini punya rasa kekeluargaan dan juga punya keluarga, nantinya bisa memperjuangkan apa yang menjadi harapan dari masyarakat,”kata Camat Teluk Mengkudu Romian Parulian Siagian.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Teluk Mengkudu, Romian Paruluan Siagian, Danramil Kecamatan Teluk Mengkudu, Kapten Armed Rohani, Kades Seibuluh, Subandi, Kanit Binmas Ipda Pujian Tarigan, didampingi Aipda J Simatupan, Bhabinsa Serka M. Azhar, dan Se kepala Dusun Desa Seibuluh,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Seibuluh,(AfGans)