Pembunuhan Ketua MUI Labura Ditangkap, Melawan Petugas Saat Ditangkap, Terpaksa Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

1488

LABUHAN BATU (Sumut) ketikberita.com | Seorang Tokoh Agama dan Guru Masyarakat yang di kenal Ramah dengan masyarakat dan mudah senyum serta tidak banyak bicara Drs.Aminurrasid Aruan tewas di bunuh di Lingkungan Panjang Bidang II Kel.Gunting Saga Kec.Kualuh Selatan (Labura).

Pelaku Supianto Als.Anto klewang (37) th menghabisi nyawa korban tidak jauh dari kebun milik korban. Kejadian yang terjadi pada Selasa (27/07/2021) berawal dari pelaku yang sakit hati kepada korban karena di tegur untuk tidak melakukan pencurian buah kelapa sawit milik korban sehari sebelum kejadian.

Keesokan harinya Selasa (27/07/2021) Pelaku Supiyanto als Yanto melihat korban yang sedang mencari rumput untuk pangan ternak milik korban di area ladang milik si korban.

Pada saat korban melintas hendak pulang ke rumah pada sore hari, pelaku langsung melakukan penyerangan secara membabi buta kepada korban Drs.Aminurrasid Aruan dengan menggunakan parang yang telah di persiapkannya.

Akibat penyerangan membabi buta tersebut korban tersungkur bersimbah darah segar dengan posisi tertelungkup di parit depan rumah warga awal kejadian lokasi (TKP) sekitar serta pergelangan tangan kanan korban putus dan luka lainnya di tubuh korban yang sangat mengerikan dan sadis.

Melihat kejadian tersebut warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib, sedangkan korban langsung di bawa ke RSUD Aek Kanopan yang tak jauh dari lokasi kejadian. Karena luka yang banyak dan cukup parah akhirnya di dalam perjalanan menuju Rumah Sakit korban menghembuskan nafas terahir dan akhirnya meninggal dunia.

Mendapat laporan warga personil Polsek Kualuh Hulu langsung turun kelokasi TKP dan melakukan pengejaran kepada pelaku pembunuhan yang terlebih dahulu melarikan diri.

Tak butuh waktu lama berkisar 3 jam Personil Polsek Kualuh Hulu yang di Pimpin Kanit Reskrim Ipda Eko Sanjaya dan di bantu warga sekitar dan Tim Polres Lab.Batu yang juga turun akhirnya menangkap Supiyanto di tempat persembunyiannya tak jauh dari TKP pembunuhan tersebut.

Karena massa yang sangat banyak melihat saat penangkapan dan sudah mulai emosi terhadap pelaku dan untuk menghindari hal2 yang tidak di inginkan akhirnya Pihak Kepolisian langsung membawa pelaku ke Polres Lab.Batu di Rantau Prapat untuk di amankan.

Namun pada saat dalam perjalanan menuju Mapolres, pelaku melakukan perlawanan kepada petugas dan mencoba melarikan diri petugas terpksa melepaskan tembakan ke arah kaki dengan timah panas ke dua belah kakinya.

Karena di anggap bisa membahayakan keselamatan petugas, akhirnya Personil Kepolisian melakukan tindakan Profesional, Tegas dan Terukur dengan memberikan tembakan di kaki.

Di karenakan peluru yang telah bersarang di kaki pelaku, akhirnya petugas langsung melakukan pertolongan dengan membawa pelaku ke RSUD Rantau Prapat untuk melakukan Pertologan Medis.

Pada saat di RSUD Rantau Prapat terlihat hadir Kapolres Lab.Batu AKBP. Deni Kurniawan, SIK. Menanggapi perihal pembunuhan Ketua.MUI Labura tersebut, Kapolres menyatakan akan mendalami lebih lanjut apakah ada motif lainnya.” Tutupnya. (Fahrul Rizal.Siagian)