Panitia Pilkada Kab Serang, Pada Tingkat Bawah Menyisakan PR, Begini Jawaban Ketua KPUD

485

SERANG (Banten) ketikberita.com | Pilkada Kabupaten Serang bagian dari Pilkada Serentak Se Indonesia, yang berlangsung pada Rabu, 9 Desember 2020,berjalan dengan aman, damai, dan kondusif.Secara Tim,kinerja Panitia Pilkada Kabupaten Serang, patut kita apresiasi.

Melaksanakan Pilkada saat pandemi covid- 19 bukanlah perkara mudah,
berkat kerja sama seluruh unsur, tahapan Pilkada berhasil dilaksanakan sesuai jadwal.

Yang menarik justru pada kepanitiaan tingkat bawah (PPK, PPS, TPS-red),dimana masih menyisakan PR (Pekerjaan Rumah),dari soal uang Operasional PPS, Honor PPS, hingga uang pulsa untuk TPS.

Hasil penelusuran tim media ke beberapa Kecamatan, menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran Pilkada Kab Serang yang di lakukan oleh Oknum PPK dan PPS, baik secara bersama maupun sendiri.

Melalui pesan whatsApp, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kab Serang,Abidin Nasyar Surya memberikan tanggapannya,Minggu 14/02/2021.

“Masa kerja PPK dan PPS sudah berakhir tanggal 31 Januari 2021, dan mereka sudah melaksanakan LPJ sesuai dengan target dan sudah melaksanakan pilbup (pilihan bupati-red) dengan baik, kendati ada persoalan itu sudah mereka selesaikan tidak ada yang sempurna dalam segala kegiatan apapun, manusia pasti ada kehilafan dan kealfaan kang, kami juga sudah banyak catatan dalam evaluasi untuk kedepan kita lakukan yang lebih baik,terima kasih atas perhatian dan infonya, semoga kedepan lebih baik,”jelas Abidin.

Ketika disinggung soal adanya PPS yang belum cair OP untuk 2 bulan dan honor 1 bulan, sedangkan menurut keterangan Komisioner diatas, bahwa masa kerja berakhir per tanggal 31 Jan 2021 dan disebutkan LPJ sesuai dengan target,kembali Abidin menegaskan SPJ di kita sudah beres.

“Ya Kang, SPJ di kita sudah beres,kang kalau akang punya data dan fakta datang aja ke kantor,saya panggil semua exs PPK nya biar clear,”pesan Abidin.

“Kalau KPU sudah memberikan hak-hak mereka sesuai dengan aturan dan mekanisme KPU ya, dan kami sudah memberikan warning pada mereka, jangan sampai hak orang lain di tilap,tegasnya.

Ketika disinggung soal uang pulsa untuk TPS,kenapa telat dibagikan,Abidin menyarankan kepada awak media untuk menanyakannya langsung kepada Ketua PPK

“Tanya sama PPK nya aja ya,kalau bapak ada waktu saya ketemukan dengan semua exs ppk biar clear,”ujarnya.

“Saya tunggu,saya tidak ingin dari satu pihak saja,timbulnya fitnah pak mohon maaf saya orang banyak dosa dan bodoh saya ngeri kalau harus ngomongin orang lain kalau hanya sepihak,bapak lebih pintar dan faham segalanya sepertinya,Saya tunggu waktu bapak kapan dan dimana ? biar ngga ada fitnah ya pak,”jelas Abidin.

Awak media menjelaskan kepada Ketua KPUD Kab Serang, bahwa sesuai alurnya,media hanya konfirmasi apa yang menjadi temuan di lapangan,soal benar dan salah bukan ranah kami (media-red).

Saran Ketua KPUD agar kami bertemu dengan para ex PPK, disanggupi oleh kami (media-red),tapi permohonannya harus bersurat.

“Kalau urusan kelembagaan kita bisa ketemu di kantor,mohon bersurat kang,”pintanya.
(Tim/red)