Pangdam Iskandar Muda Kunjungi Hutan Manggrove Kota Langsa

100

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Sebagai bentuk pemeliharaan ekosistem Hutan Mangrove Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Mohamad Hasan yang didampingi Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda, bersama rombongan sambangi langsung Hutan Manggrove Kota Langsa sekaligus mempelopori program tanam pohon manggrove di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Jum’at (28/1/2022).

Saat kunjunganya tersebut Pangdam IM yang didampingi Danrem 011/LW Kolonel Inf Bayu Permana dan para Asisten Kasdam IM, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P, M.I.Pol disambut langsung oleh Walikota Langsa Usman Abdullah, SE bersama unsur Forkopimda Kota Langsa dan Ketua Pengelola Hutan Manggrove Ayu Dia.

Dalam sambutannya Walikota Langsa menyampaikan, kita semua perlu menjaga dan menyelamatkan pohon manggrove dari penebangan liar, dikarenakan manggrove ini bisa menghambat akan terjadinya Tsunami, dan pohon Manggrove ini juga tempat berkembang biaknya para binatang laut.

Selama masa pembangunan jembatan Hutan Manggrove ini banyak yang menyampaikan pesan negatif maupun positif akan tetapi saya sebagai Walikota Langsa tetap dengan prinsip karena Pohon Manggrove perlu dilestarikan, Hutan Mangrove ini sudah mendapat juara umum dari pesona Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan banyak pengunjung yang akan berwisata ke hutan Manggrove ini.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak pangdam IM yang mau berkunjung ke hutan mangrove sekaligus mempelopori penanaman pohon manggrove, semoga menjadi motivasi kepada warga kota Langsa, ujar Walikota Langsa.

Sementara disela-sela kegiatan Pangdam IM saat diwawancarai awak media menyampaikan saya melihat Hutan Manggrove Kota Langsa ini yang paling baik dan bagus, karena sudah sangat banyak pohon manggrove. Sehingga Hutan Manggrove yang ada di Langsa ini, bisa dicontoh oleh wilayah lain.

Saya juga merencanakan seluruh wilayah Korem jajaran Kodam Iskandar Muda untuk membuat program tanam pohon manggrove secara massal, baik wilayah Korem 011/LW maupun Korem 012/TU untuk mencontoh Kota Langsa ini,” tegasnya.

Seperti yang disampaikan Bapak Walikota banyak fungsi dari penanaman pohon mangrove ini seperti proses mitigasi alam atau menjaga struktur alam, kalau itu rusak pasti akan menjadi bencana. Kalau mangrove sudah gundul, kalau ada ombak besar akan mengakibatkan Tsunami, yang kan merusak lingkungan disekitarnya.

Seperti kejadian Tsunami di Aceh 2004 lalu, jika pohon manggrove nya gundul mengakibatkan banyak kerusakan dimana-mana, akan tetapi juga sebaliknya, jika manggrove itu tebal pastinya akan mengurangi dampak dari Tsunami tersebut. Bahkan bisa tidak akan merusak sama sekali.

Saya juga sangat mengapresiasi karya Walikota Langsa yang telah banyak mendapatkan banyak penghargaan untuk Hutan Manggrove ini, juga tempat ini bisa menjadi destinasi wisata, seperti pada hari sabtu dan minggu hutan manggrove ini selalu dipenuhi oleh para pengunjung dari luar Kota Langsa sendiri.

Sementara Dandim 0104/Atim mengutarakan, Pangdam Iskandar Muda beserta segenap komponen masyarakat binaan Kodim 0104/Atim dan Forkompinda Kota Langsa bergotong royong memelihara ekosistem hutan manggrove kota Langsa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh segenap komponen masyarakat termasuk usia dini mencintai dan melindungi ekosistem alam untuk kehidupan yang baik dan bermanfaat.

“Terlebih hutan manggrove di tengah Kota Langsa terancam rusak apabila tidak dibina dengan baik mulai usaha mencintai, memelihara dan mengembangkannya menjadi wahana yang menguntungkan dari berbagai aspek termasuk ekonomi dan wisata,” pungkasnya. (AA)