Pangdam : Angkatan Darat Itu Rohnya Rakyat dan Jangan Pernah Menyakiti Hati Rakyat

45

SIKKA ketikberita.com | Setelah mengunjungi Kodim 1624/Flotim, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., melanjutkan agenda Kunjungan Kerjanya di wilayah Korem 161/WS. Menggunakan Helikopter TNI AD, Pangdam beserta rombongan tiba di Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, pada Selasa (6/9/2022).

Setibanya di Makodim 1603/Sikka, Pangdam disambut Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar disertai pengalungan Kain Tenun Adat Sikka oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si., didampingi Forkopimda Kabupaten Sikka dengan penuh kekeluargaan.

Pada agenda Kunjungan kerja (Kunker) kali ini, Pangdam IX/Udayana mengawali kegiatan dengan bersilaturahmi bersama Forkopimda Kabupaten Sikka dan dilanjutkan acara tatap muka dengan para anggota Kodim 1603/Sikka.

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa memasuki 7 bulan menjabat sebagai Panglima Kodam IX/Udayana dengan luasnya wilayah yang terdiri dari 3 provinsi membutuhkan waktu untuk dapat mengunjungi para prajurit terdepan, yaitu para Babinsa yang berada di Kodim-kodim.

“Saya sangat bangga bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan para prajurit Kodam IX/Udayana yang saya cintai ini. Saya teringat pesan Panglima Besar Jenderal Sudirman yang mengatakan bahwa tempat yang terbaik adalah di tengah-tengah prajurit,” ujar Pangdam.

Terkait dengan komitmen untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya, Pangdam menekankan bahwa sebagai satuan kewilayahan, Kodam IX/Udayana yang merupakan bagian dari TNI Angkatan Darat keberadaannya harus betul-betul dirasakan masyarakat. Hal ini sesuai dengan Perintah Harian Kasad bahwa TNI harus hadir dan memberi solusi dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling.

“Ingatlah bahwa apa yang kita kerjakan dengan niat yang tulus dan ikhlas membantu kesulitan masyarakat pasti akan diberikan kekuatan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa dan perlu diingat juga bahwa Angkatan Darat itu rohnya rakyat, jadi jangan pernah menyakiti hati rakyat,” tegas Pangdam.

Menyangkut kesejahteraan Prajurit, Pangdam berharap agar seluruh Prajurit Udayana wajib mempunyai rumah pribadi. Kepemilikan rumah bisa dengan cara mandiri bagi yang punya tabungan atau bisa juga menggunakan skema TWP melalui KPR. Pangdam berharap, Dandim ikut ambil bagian mengkoordinir dan mengatur mekanismenya

Selain itu, Pangdam juga menekankan penggunaan aplikasi E-Praja Raksaka yang sudah dilaunching beberapa waktu lalu. Seluruh Babinsa dapat mendownload dan menggunakannya sebagai sarana pelaporan serta sebagai sarana untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Aplikasi E-Praja Raksaka ini penting dan banyak kegunaannya bagi insan teritorial. Didukung dengan teknologi yang semakin maju, jadi mau tidak mau kita juga harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” pungkas Pangdam.

Selesai acara tatap muka, Pangdam IX/Udayana dan rombongan melaksanakan foto bersama anggota Kodim 1603/Sikka serta dilanjutkan menuju Koramil 1603-01/Alok untuk melaksanakan peninjauan Mesin Kelor dan Produksi Kelor. (Ar/Udy)