Pada Peringatan Maulid Nabi, Bupati Aceh Tamiang Ajak Pedagang Pasar Menjaga Persatuan

200

ACEH TAMIANG ketikberita.com | Teungku Nasruddin, da’i dan tokoh agama asal Jeunib, Kab. Bireuen tengah menyampaikan tausiyah pada Tabligh Akbar Maulid Nabi di Kecamatan Kota Kualasimpang, Kamis (23/1/2020) malam.

Para Pedagang Pasar diharapkan untuk berbenah. Demikian disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn pada Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H, bertempat di halaman parkir belakang bekas SDN 3 Kualasimpang, Kampung Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kualasimpang, Kamis (23/01/20), sekira pukul 21.10 Wib S.d Selesai.

Pada kesempatan tersebut Bupati Mursil mengajak seluruh masyarakat dan para pedagang pasar pagi berbenah, senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban pajak sehingga pajak dapat tertata rapi, bersih, indah dan nyaman.

“Para Pedagang Pasar saya harapkan berbenah, senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban pajak sehingga pajak dapat tertata rapi, bersih, indah dan nyaman, baik bagi pedagang dan pembeli,” ujar Bupati.

Bupati Mursil melanjutkan, momen-momen seperti ini yang sangat tepat untuk bersyiar mengajak masyarakat kepada kebaikan. Diingatkan juga olehnya untuk selalu mengerjakan setiap amal-amalan dan ibadah serta mengingat Allah di setiap waktu dan kesempatan.

Dalam pada itu, Bupati Mursil turut mengajak masyarakat dan para padagang untuk menjalin persatuan dan kesatuan bangsa.

“Karena kita, Kabupaten Aceh Tamiang, sangat heterogen, memiliki kemajemukan suku bangsa yang luar biasa. Ini anugerah yang harus kita syukuri dan jaga bersama,” timpalnya lagi.

Senada dengan pesan Bupati, Teungku Nasruddin, mengatakan tiada perbedaan antara Arab dengan selain Arab. Ia menekankan, pembeda antara manusia hanya ketaqwaan.

Disampaikannya, misi Rasulullah diutus oleh Allah ke muka bumi ialah menyempurnakan Akhlak manusia. Itu sebagai salah satu risalahnya. Teungku Nasruddin yang berkuniyah Abi Nas Jeunib tersebut menjelaskan, akhlak yaitu reflektivitas dan spontanitas sifat dan perilaku yang baik. Sebagai contoh, orang yang menjalankan ibadah niatnya semata-mata karena Allah, sambungnya, akan diberi kekuatan taufiq dan hidayah.

“Termasuk orang yang menghadiri majelis ilmu, karena menilainya sebagai nikmat yang diberikan Allah. Akhlak pada intinya dapat melaksanakan perintah Allah baik di tempat ramai maupun sunyi,” lugasnya.

Abi Nas Jeunib mengingatkan kembali, bahwa hakikatnya Rasulullah diutus ke dunia untuk membawa manusia kembali menuju ke tempat awal mula ia diciptakan, syurga. Karenanya, Abi Nas pada penutupnya mengajak kembali umat muslim di mana pun berada kembali kepada sunnah-sunnah Nabi Saw.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Tgk. Haji Hasan Daud menyampaikan disamping tausiyah, pada Kamis siang, telah dilakukan pemberian santunan kepada 40 orang anak yatim.

Peringatan maulid berlangsung khidmat. Turut hadir Wakil Ketua DPRK, Fadlon, Camat Kota Kualasimpang, Aulia Azhari beserta segenap jajaran, segenap unsur Forkopimcam Kota Kualasimpang, para Kepala Mukim, Datok Penghulu, Ketua MDSK, aparatur Pemerintahan Kampung, para tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan masyarakat dan para pedagang pasar pagi kecamatan Kota Kualasimpang.(ABS)