Omicron Meluas, Pemprov dan TP PKK Sumut Gandeng Grab Gelar Vaksinasi Booster Targetkan 6.000 Warga

95

MEDAN ketikberita.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut menggandeng Grab menargetkan 6.000 vaksinasi booster bagi lansia, pelaku UMKM, organisasi wanita hingga mitra Grab yang diadakan di Medan Club, Jalan RA Kartini, Medan, Selasa (8/2).

Vaksinasi ini, disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah sebagai upaya antisipasi kenaikan kasus Covid-19, varian Omicron di Sumut. “Vaksin booster ini sangat penting karena kita tahu saat ini penyebaran Omicron terus meningkat dan banyak masuk ke wilayah-wilayah di Indonesia, di Sumut vaksinasi ini jadi upaya antisipasi kita dari awal,” ujar Ijeck, sapaan Musa Rajekshah.

Hadir bersama Ijeck menyapa para peserta vaksin, Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumut Hendra Dermawan Siregar dan City Manager Medan Grab Indonesia Valenciah Dwitahlie.

Dalam kesempatan itu, Ijeck mengingatkan kepada seluruh peserta vaksin untuk tetap mengikuti protokol kesehatan selama gelaran berkangsung. Ia juga berharap informasi vaksinasi dan manfaatnya bisa disampaikan kepada yang lain. Acara ini digelar tiga hari mulai Selasa (8/2) sampai Kamis (10/2) mendatang.

“Harapan kami semakin banyak penerima vaksin booster ini di Sumatera Utara, Omicron yang sangat cepat penyebarannya ini bisa kita atasi dan antisipasi dari awal. Karena kita tahu, sebelumnya juga keberhasilan vaksin dalam menurunkan angka Covid-19 cukup besar,” ujar Ijeck.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumut juga melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster ini. “Ke depan kita mau kegiatan ini berlanjut karena jumlah masyarakat di Sumut cukup besar. Kabupaten/Kota dan stakeholder ikut melaksanakannya. Kami Pemerintah Provinsi mengedepankan stok supaya bisa kapapun dan siapapun yang minta stok ada,” katanya.

Ijeck mengapresiasi seluruh pihak yang ikut terlibat dalam gelaran vaksinasi ini, baik itu Grab dan petugas kesehatan. “Hari ini banyak yang terlibat karena kita mau yang ikut vaksin tidak lama menunggu jadi yang kerja bisa lanjut kerja lagi,” ujarnya.

Sementara itu, City Manager Medan Grab Indonesia Valenciah Dwitahlie mengatakan pihaknya menargetkan mitra Grab yang divaksin selama tiga hari ini mencapai 2.000 orang. Selain menghadirkan peserta, Grab juga mendukung pelaksanaan vaksinasi dengan menyediakan sumber daya untuk membantu proses operasional.

“Partisipasi Grab hari ini di antaranya menghadirkan peserta, mitra pengemudi kami yang jadi mitra merupakan garda terdepan melayani masyarakat selama masa pandemi ini. Kami mewajibkan kepada mitra pengemudi untuk vaksin,” ujarnya. (er)