Oknum Pendeta Melakukan Pencabulan Di Bawah Umur Di Bekuk Tim Buser Polsek Batu Aji

34
Foto: Kapolsek Batuaji sedang memberikan keterangan pers kepada awak media di dampingi Kasubag Humas Polresta Barelang AKP Betty Novia dalam kasus perbuatan cabul oleh oknum pendeta di rumah kosong tempat kediamannya.(Foto: Indralis)

BATAM ketikberita.com | Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir, didampingi oleh Kanit Reskrim Iptu Thetio Nardianto, SH dan Kasubbag Humas AKP Betty Novia melakukan paparan Konferensi Pers tindak pidana pembuatan cabul dengan gadis dibawah dengan sengaja dengan cara melakukan tipu muslihat serangkaiyan kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengan orang lain akhirnya dibekuk di tempat persembunyian di kawasan Medan oleh tim buser Polresta Batuaji bekerja sama Sat Reskrim.Polresta Barelang Rabu, (13/01/2021).

Berawal pada hari Minggu 26 Oktober 2020 sekira pukul 22.00 Wib orang tua dari korban mendapatkan Informasi dari teman teman korban dan dari masyarakat di tempat tinggal korban di mana korban ada dicium dan dipeluk oleh pelaku Oknum Pendeta dengan inisial NSP, mendengar hal tersebut orang tua korban menanyakan kepada korban Prihal kebenaran isu tersebut dan korban membenarkannya dan orang tua korban pun emosi bertanya kepada korban apakah ada perbuatan lain yang dilakukan oleh pelaku kepada korban dan korban menceritakan bahwa korban sudah di setubuhi seperti suami istri oleh oknum pelaku sebanyak 7 kali di rumah pelaku saat sepi tanpa penghuni di perumahan Marina Garden atas kejadian tersebut Orang tua Korban bergegas melapor ke Polsek Batu Aji, dan langsung ditanggapi petugas.

Polsek Batu aji Menerima laporan tersebut, dengan Cepat anggota Polsek Batu Aji melakukan pencarian dan diketahui tersangka NSP melarikan diri dari pulau Batam pada 6 November 2020.

Selanjutnya Tim penyidik dari Polsek Batu Aji pada 2 Desember 2020 melakukan pencarian tersangka NSP ke Bekasi kemudian ke Bukit doa Ungaran Semarang dan pada 8 Desember 2020 menuju ke Medan Tuntungan namun tersangka NSP belum berhasil ditangkap.

Tak berhenti disitu pada 28 Desember 2020 sampai 1 Januari 2022 satu Tim gabungan dari saat Reskrim Polresta Barelang dan Tim Polsek Batu Aji melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka NSP di Medan Sumatera Utara namun tersangka belum berhasil ditangkap kembali selanjutnya Tim gabungan saat Reskrim Polresta Barelang dan unit Reskrim Polsek Batu Aji yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan SIK, MH pada 6 Januari 2020 menuju Medan Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan kembali terkait keberadaan tersangka NSP yang diduga berada di Medan dan pada hari Jumat 8 Januari 2002 satu sekira pukul 14 30 WIB tersangka NSP berhasil ditangkap, saat sedang bekerja sebagai buruh bangunan di jalan bunga Terompet kelurahan Selayang kecamatan Tuntungan Sumatra utara.

Selanjutnya tersangka NSP dibawa ke Polsek Medan Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pada 10 Januari 2021 tersangka NSP diboyong petugas kembali bawa ke Polsek Batu Aji.

Ada beberapa barang bukti yang berhasil diamankan satu helai kaos lengan pendek warna putih, satu helai celana kain panjang warna coklat, satu lembar hasil visum.

Atas kejadian tersebut tersangka dikenakan pasal 81 ayat 2 Jo pasal 82 peraturan pemerintah pengganti UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman Hukuman 15 tahun penjara.

Kapolresta Barelang Polda Kepri Kombes Pol Yos Guntur SIK membenarkan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka NSP dan diketahui Tersangka berusaha Melarikan Diri dan dengan gerak cepat Tim gabungan Polsek Batu Aji dan Tim Polresta Barelang berhasil melakukan penangkapan di Medan dan saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Batu Aji Ungkap Kapolresta Barelang melalui Kasubbag Humas AKP Betty Novia. (r/Indralis)