Nasib Sial…!!! Saat Beraksi, Tujuh Pelaku Tindak Pidana Pemerasan Ditangkap Petugas Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi

198

TEBING TINGGI (Sumut) ketikberita.com | Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi telah mengamankan 7 (tujuh) orang laki-laki, diduga telah melakukan tindak pidana pemerasan dengan TKP Jalan Sutomo Kelurahan Tebing Tinggi Lama Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi tepatnya di Komplek Kantor Pos Kota Tebing Tinggi, Sabtu (13/2/2021) sekira pukul 11.00 Wib.

Kepada wartawan media ini, Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Wirhan Arif SH, MH, melalui Kasubbag Humas AKP J. Nainggolan, membenarkan adanya penangkapan terhadap 7 (tujuh) orang pelaku tindak pidana pemerasan yang dilakukan para pelaku Iwal CS, terhadap korban atas nama Musliman, Laki-laki (32) tahun, seorang TNI, beralamat di Asrama Brigif RR, ujar Kasubbag Humas.

Kronologis Kejadian bemula Senin (1/2/2021) sekira pukul 08.00 Wib ketika korban bernama Musliman (32), memperkerjakan mobil Colt Diesel sebanyak 2 Truck untuk mengangkut kayu rambung di Desa Tanah Besi Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai.

Kemudian para pelaku Iwal CS, menghadang dan mencegat serta melarang beroprasi untuk bekerja dengan alasan meminta bantuan dengan berbagai macam alasan sehingga supir dan para pekerja tidak berani untuk bekerja dikarenakan takut kemudian Korban di hubungi oleh Mandor Wahyu (24), agar Korban datang ke lokasi pekerjaan.

Sekira pukul 09.00 Wib Korban tiba dan langsung menjumpai para pelaku Iwal CS yang mengatas namakan ormas PBB, FKPPI, KNPI, MPI, IPK, AMPI dan mengatakan kepada Korban meminta bantuan uang tunai untuk rehab kantor namun uang yang di minta sebanyak Rp.2.000.000.00,- (dua juta rupiah) per/organisasi, apa bila korban tidak memenuhi permintaan tersebut maka Iwal CS mengancam menghentikan pekerjaan korban dan apabila korban memenuhi permintaan pelaku maka pekerjaan dapat dikerjakan atau dilanjutkan sehingga secara terpaksa korban mau untuk memenuhi permintaan para pelaku dengan meminta tempo waktu.

Setelah beberapa hari berlalu, para pelaku Iwal CS kembali menagih uang tersebut namun korban tidak memberikannya karena tidak punya uang sebanyak yang diminta oleh para pelaku, sehingga terjadilah negosiasi antara korban dengan para pelaku, bahwa korban hanya dapat memenuhi permintaan pelaku sebesar Rp. 300.000.00,- (tiga ratus ribu rupiah), akan tetapi para pelaku kembali mengancam korban dan apabila tidak memberi sesuai waktu yang ditentukan dengan nominal yang telah disepakati, maka para pelaku akan mencegat mobil Colt Diesel yang beroprasi dan tidak diperbolehkan bekerja sehingga korban secara terpaksa berjanji kepada Iwal CS agar uang yang diminta akan diserahkan pada hari Senin (15/2/2021) tetapi para pelaku tidak berkenan dan memaksa uang diserahkan kepada pelaku paling lama hari Sabtu (13/2/2021).

Tepat dihari Sabtu, hari kesepakatan antara pelaku Iwal CS terhadap korban Musliman (13/2/2021) sekira pukul 11.00 Wib, korban bertemu dengan para pelaku Iwal CS di Kantor Pos Jalan Sutomo Kelurahan Tebing Tinggi Lama Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi tepatnya di belakang Kantor Pos dan korban sudah menyiapkan dana yang diminta oleh pelaku Iwal CS, walaupun jumlahnya tidak sesuai dengan yang diminta para pelaku dan memasukkan uang tersebut ke dalam 5 (lima) buah amplop.

Selanjutnya, amplop-amplop tersebut dibagikan kepada para pelaku dimana setiap amplop berisikan uang tunai sebanyak Rp.1.000.000.00,- (satu juta rupiah), kemudian korban menambahkan uang tunai sebesar Rp.1.000.000.00,- (satu juta rupiah), diserahkan secara langsung kepada Ketua Ormas PBB sehingga total yang korban serahkan kepada para pelaku sebanyak Rp. 6.000.000.00,- (enam juta rupiah).

Akan tetapi para pelaku Iwal CS tidak menyadari bahwa Korban Musliman, telah membuat laporan perihal dugaan pemerasan terhadap dirinya ke Polres Tebing Tinggi, dan pada saat amplop diterima para oleh para pelaku Iwal CS, tim personil Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi langsung menangkap para pelaku dilokasi kejadian dan berhasil mengamankan 7 (tujuh) orang pelaku
serta menggelandang para pelaku ke Mapolres Tebing Tinggi untuk diproses lebih lanjut, ungkap Kasubbag Humas.

Adapun nama-nama dari ke 7 (tujuh) pelaku tindak pidana pemerasan yang sudah diamankan ke Mapolres Tebing Tinggi, Kasubbag Humas menyebutkan satu persatu identitas dari para pelaku, diantaranya IHS alias Iwak, Lk (30) tahun warga Desa Penggalangan Dusun 1 Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas KNPI, TPS alias Togi, Lk (42) tahun warga Dusun Pokok Jengkol Desa Bandar Tengah Kecamatan Bandar Khalipah Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas FKPPI, ERS alias Emrin, Lk (44) tahun, warga Dusun IV Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas PBB, WPT alias Tobing, Lk (42) tahun, warga Dusun III Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas AMPI, AMS alias Oong, Lk (49) tahun, warga Dusun VI Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas MPI, ZP alias Edi, Lk (56) tahun, warga Dusun VI Desa Paya Pasir Kecanatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai mengaku dari Ormas IPK, ANA alias Andi, Lk (44) tahun, warga Dusun VI Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai, mengaku dari Ormas IPK, sebut Kasubbag Humas.

Akibat dari perbuatan tindak pidana pemerasan yang dilakukan para pelaku Iwal CS terhadap korban Musliman, dalam kasus ini para pelaku dapat dijerat dengan Pasal yg dipersangkakan yaitu tindak Pidana Pemerasan sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan Pasal 368 ayat 1 dari KUHPidana dan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara, papar Kasubbag Humas mengakhiri keterangan. (Ardian)