” Mat Pante 212 ” Lengserkan Para Jawara Kampung Sulum

45

ACEH TAMIANG ketikberita.com | Pagelaran pesta demokrasi rakyat di Kampung Sulum usai sudah, dengan ditandai penghitungan hasil suara sah yang mendebarkan bagi masyarakat Kampung sulum Kecamatan sekerak, Aceh Tamiang.

Perhelatan rakyat atau pemilihan datok penghulu (kepala desa-red) untuk periode tahun 2022 – 2028 yang dilaksanakan didepan masjid  Nurul Iman Kampung Sulum pada senin 25/7/2022 berjalan sukses dan lancar, “mat pante” sendiri dengan percaya diri yang penuh mampu menggeserkan  posisi jawara saat ini (incumben) dengan mudah.

Walaupun bagi masyarakat Kampung itu sendiri terlihat “bak balapan motor” dimana ada dua kandidat yang “mencuri” perhatian masyarakat Kampung itu pada saat penghitungan suara yaitu No urut 2 dan No urut 4 saling kejar dalam penghitungan suara, alhasil “mat pante” berada di posisi puncak penghitungan.

Pesta demokrasi kali ini di warnai oleh beberapa wajah baru yang merasa mempunyai kekuatan massa yang sama antara satu dengan lainnya namun itu semua tak menyurutkan semangat para calon datok penghulu mulai dari awal pendaftaran sampai penghitungan suara.

Kampung Sulum sendiri mempunyai Daftar Pemilih Tetap sebanyak 548 orang dan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 447 orang kemudian pemilih tambahan berdasarkan keterangan domisili sebanyak 13 orang, jumlah keseluruhan yang menggunakan hak suara adalah sebanyak 460 orang. Adapun jumlah pemilih ini berasal dari tiga Dusun yaitu Dusun masjid, Dusun tani dan Dusun Tanjung.

Namun sangat disayangkan karna 101 orang tidak menggunakan hak pilihnya dikarenakan tidak ada ditempat dan sebagainya, lalu jumlah suara tidak sah pada saat penghitungan suara sebanyak 1 suara, sehingga total suara yang menggunakan hak pilih sebanyak 459 orang.

Pemilihan Datok Penghulu Kampung Sulum diikuti sebanyak 4 orang calon datok penghulu yaitu No.1 Jamal Arif (incumben),  No.2 Alimat, No.3 Sri Widayat, No.4 Irwansyah Putra.
Sosok Alimat atau yang akrab disapa “mat pante” merupakan sosok petani dikampung tersebut mampu meraih suara terbanyak dari para calon lainnya, dimana “mat pante” sendiri dikenal oleh kalangan masyarakat Kampung tersebut merupakan sosok yang baik dalam pergaulan sehari-hari dan juga merupakan sosok yang bijak dalam bermasyarakat sehingga hal ini menarik perhatian masyarakat Kampung sulum.

Pelaksanaan Pemilihan Datok penghulu yang dimulai pada pukul 08.30 wib itu tampak antusias masyarakat yang datang ke tempat Pemungutan suara guna memberikan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin mereka di enam tahun mendatang.

Penghitungan hasil suara pemilihan Datok Penghulu Kampung Sulum, suara terbanyak diraih oleh Alimat Alias “mat pante” sebanyak 212 suara disusul tempat kedua oleh Irwansyah Putra dengan jumlah suara 130 suara lalu Jamal Arif (incamben) memperoleh 73 suara dan diposisi juru kunci diduduki oleh Sri Widayat dengan raihan 44 suara.

Pada saat penghitungan suara tampak Irwansyah Putra coba mengejar laju suara “mat pante” Namun hal itu kandas dikarenakan rasa simpatisan masyarakat Kampung Sulum sudah terpaut pada sosok “mat pante”. Sehingga Pucuk pimpinan Pemerintahan Kampung Sulum untuk periode ini berada di tangan “mat pante”

Pada Kesempatan itu “mat pante” mengatakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kampung sulum yang telah nempercayai dirinya untuk memimpin dipriode 2022 – 2028 dan juga ucapan terima kasih kepada panitia P2DP yang telah menyukseskan acara tersebut.

” terimakasih atas terselenggaranya pemilihan datok penghulu dan selamat atas terpilihnya datok terpilih, harapannya semoga datok terpilih dapat merangkul semua sektor untuk membangun Kampung sulum agar lebih baik lagi dan semoga datok terpilih dapat menjalankan visi misi sesuai dengan apa yang telah dipaparkan sebelumnya ” ujar Siti Rahmah.

Sementara itu Panitia Pemilihan Datok Penghulu Kampung Sulum Salamun mengatakan
” Alhamdulillah pemilihan datok sulum berjalan dengan tertib aman dan sukses, untuk datok terpilih agar lebih baik lagi dan dapat mensejahterakan rakyat terutama peningkatan ekonomi masyarakat dan kepentingan atau pelayan masyarakat agar dapat ditingkatkan lagi. Kami akan bahu membahu untuk membangun Kampung Sulum yang kami cintai ini ” ucap Salamun.

Lebih lanjut, selaku masyarakat biasa Salamun mengatakan ” Saya bersama masyarakat Kampung Sulum akan mendukung penuh program datok terpilih selama program tersebut bermaamfaat untuk kepentingan masyarakat dan berharap agar dalam menjalankan roda pemerintahan nantinya datok terpilih dapat berlaku transparan guna menciptakan Kampung Sulum yang maju dan sejahtera ” pungkas Salamun. (ABS)