Marzuki Hamid Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Di Gampong Sungai Pauh Pusaka

207

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid MM, mengunjungi Korban kebakaran sekaligus memberikan bantuan masa panik Kepada Korban Kebakaran di Gampong Sungai Pauh Pusaka Kecamatan Langsa Barat, Jum’at (26/2/2021).

H. Marzuki Hamid mengatakan kepada korban musibah agar dapat bersabar dan tabah karena ini adalah ujian dari Allah Swt. Saya mewakili pemerintah kota langsa menyampaikan turut prihatin terhadap kejadian yang menimpa kepada Bapak /ibu korban kebakaran dan kami berharap kepada ahli musibah agar dapat sabar dan tabah menghadapi ujian ini. Karena ini merupakan cobaan dan ujian yang diberikan Allah Swt, saya yakin dan percaya dibalik semua ini tentu ada hikmahnya, ujarnya.

Lanjut Wakil Walikota, untuk mengurangi penderitaan korban pemerintah kota langsa juga memberikan bantuan masa panik kepada korban baik dari Dinsos maupun BPBD.

Pemerintah Kota Langsa juga akan secepatnya mengantar bantuan uang tunai Rp 5.000.000./ KK kepada Korban yang akan diberikan dari pos Baitul Mal Kota Langsa.Bantuan yang kami berikan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah, imbuhnya.

Sementara itu Musliadi, S.Pd Geuchik Sungai Pauh Pusaka yang di menyebutkan terimakasih atas kesigapan bapak Wakil Walikota yang langsung meninjau lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan masapanik.

Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besar nya kepada bapak Wakil Walikota Langsa yang cepat merespon terhadap musibah yang sedang kami hadapi, tandas Geuchik.

Di lokasi yang sama Kepala BPBD Kota Langsa ,Nursal Saputra, S.STP, M.AP di dampingi Camat Langsa Barat Hady Wijaya, S.STP, M.SP mengutarakan bahwa kebakaran tersebut terjadi
pada Pukul 04.30 yang melahap 9 unit rumah di Gampong sungai Pauh Pusaka dan informasi tersebut langsung diterima oleh pos Damkar Pada pukul 05.00 wib. petugas Damkar, TRC dan Pusdalops BPBD Kota Langsa segera menuju ke lokasi dgn menurunkan 7 armada (armada damkar 5 unit dan armada tangki suplay air 2 unit).

Adapun dampak bencana kejadian tersebut yaitu 9 Unit Rumah hangus terbakar, 12 KK, 50 jiwa dan Korban luka dan meninggal nihil.

Lanjut Nursal, selanjutnya petugas menghadapi kendala di lokasi saat melakukan pemadaman karena aliran listrik masih aktif sehingga menunggu pihak PLN untuk memutus arus listrik. Karena seluruh bangunan dari kayu mengakibatkan ke 9 unit rumah habis dilalap api. Api selesai dipadamkan pada pukul 07.12 wib. Dan petugas juga dibantu oleh pihak TNI-Polri, masyarakat setempat dan Dinsos.

Turut hadir ke lokasi Kabid Damkar, Kabid Darurat & Logistik, KasiOp, Kasi Darurat dan Koordinator. Penyebab kebakaran dan kerugian masih dalam tahap penyidikan pihak berwajib, ungkap Nursal. (AA)