Marzuki Hamid Sampaikan Solusi dan Penanganan Sampah di Aceh

148

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM menjadi Keynote Speaker (Pembicara Utama) pada Kegiatan Diskusi dan Edukasi Solusi Penanganan Sampah di Aceh yang diselenggarakan secara daring melalui zoom meeting, Senin malam (15/3/2021).

Diskusi dan edukasi solusi penanganan sampah di Aceh tersebut di selenggarakan oleh Indonesia Waste Platform (IWP) yang dihadiri oleh Co- Founder International Waste Platform, Nina Van Toulon, Koordinator Indonesia Waste Platform, Marta Muslin, Ketua Bank Sampah Flores, Susilowati, Koordinator Indonesia Waste Platform Lampung dan Garut, Gita Noor, dan Koordinator Aceh Waste Platform, Yusmadi Yusuf.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa, Ridwanullah, S.STP, M.SP, Camat Langsa Barat Hady Wijaya S.STP, M.SP Para Camat Wilayah Kota Langsa, dan Kabag Pemerintahan Setda Kota Langsa, Khairul Ichsan, S.STP, Geuchik Sukarejo, Zubir, Geuchik Simpang Lhee, Ismail Geuchik Blang Seunibong, Yusrizal serta Para Pejabat Struktural Dinas Lingkungan Hidup Pemko Langsa langsung di kediaman Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid, MM.

Dalam materinya sebagai Keynote Speaker, Marzuki Hamid menyampaikan bahwa Visi Misi Kota Langsa adalah sebagai kota jasa, kota wisata, dan kota industri dengan Pembangunan sebagai Kota Berwawasan Lingkungan.

Kepemimpinan Walikota Langsa, Usman Abdullah dan Wakil Walikota Langsa, Marzuki Hamid, atau dikenal dengan sebutan UMARA pada jilid II ini memiliki Skala Prioritas pada sektor lingkungan, diantaranya pembangunan Ruang Publik Ramah untuk anak dan pembangunan kawasan ruang terbuka hijau pada hutan kota langsa

Selain itu, hutan manggrove menjadi destinasi wisata Islami sebagai sarana Edukasi bagi keluarga, Menciptakan kawasan ruang terbuka hijau di setiap desa sebagai Arena tempat bermain anak anak.

Kemudian Pembangunan Rumah kompos dan Depo Sampah pada setiap kecamatan di kota langsa, pemko langsa telah menyiapkan tanah/lahan seluas 2 ha untuk pembangunan Depo Sampah. (AA)