Lama Menunggu Tindakan Operasi, Warga Desa Tegal Maja Kec Kragilan Butuh Bantuan

235
Gambar : Sutihat (43 tahun) penderita Tumor parotis sinistra

SERANG (Banten) ketikberita.com | Kartu Indonesia Sehat adalah kartu identitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Penggantian kartu BPJS Kesehatan menjadi KIS dimulai 1 Maret 2015. (sumber : Wikipedia)

Ditemui dikediamannya, Selasa (06/07/2021) Sururi (28 tahun) warga Kampung Pinggir Kali Rt 10 Rw 04 Desa Tegal Maja Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang,bertutur kepada awak media perihal penyakit yang diderita ibunya, Sutihat (43 tahun) yang selama kurang lebih dua tahun ini berjuang untuk mendapatkan keadilan dalam hal penanganan kesehatan.

Sutihat ,ibu dari Sururi adalah pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan nomor kartu 0002562540895 dimana program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu, fakir miskin, dan lain-lain..

Menurut Sururi, penyakit yang diderita ibunya adalah pembengkakan pada bagian gusi,yang lama-lama akhirnya mengakibatkan adanya benjolan pada bagian pipi sebelah kiri, saat ini benjolannya semakin membesar.

Sururi menjelaskan, “Berdasarkan hasil resume klinis yang dikeluarkan oleh RS. Hermina Ciruas, Ibunya (red-Sutihat) di diagnosa ada Tumor parotis sinistra pada pipi sebelah kiri,hasil yang sama juga dikeluarkan oleh RSUD. Kab Tangerang, melalui pemeriksaan patologi anatomi tertanggal 2 Oktober 2019”.

Sururi ungkapkan secara detail perjalanan ibunya untuk dapatkan penanganan kesehatan, di mulai dari proses awal ke paskes Puskesmas Kragilan, kemudian di rujuk ke RS. Hermina Ciruas, lanjut rujuk ke RS. Hermina Tangerang, sampai kemudian terakhir dirujuk ke RSUD Kab Tangerang.

“Agustus 2019 awal perjalanan saya membawa ibu untuk mendapatkan penanganan tindakan operasi ,dan sampai hari ini belum membuahkan hasil,padahal semua prosedur sudah kami tempuh,kami harus bagaimana lagi Pak,” Tanya Sururi.

“Capek rasanya, bolak-balik dengan alasan yang berbeda-beda,betul biaya pengobatan dan tindakan yang lainnya ditanggung oleh Pemerintah, tapi kan urusan transport dan perut tetap harus kami tanggung sendiri,”Ungkap Sururi.

“Saya berharap dalam waktu dekat, ibu segera di operasi agar dapat terbebas dari rasa sakitnya,”Harap Sururi. (yusa/tim)