Lagi Duduk Nyantai di Pinggiran Rel KA Bersama Kawan Disambar Ular Besi, Satu Tewas di RSU Melati

75

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Beberapa Pasang remaja duduk nyantai di pinggiran Lintas Kereta Api (KA) salah seorang diantara mereka tersambar si ular besi Remaja yang diketahui bernama Rangga (14) Warga Dusun 2 Desa Sei Buluh Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang menjadi korban Tertabrak Kreta api Sri Bilah Utama Minggu malam 06/06 sekitar Pukul 21:30 WIB, dan Setelah mendapatkan perawatan di RSU Melati Desa Pon lebih kurang 1 Jam akhirnya Rangga Meninggal dunia saat akan dirujuk Ke RSU Chevani Tebing Tinggi.

Informasi yang didapat di RSU Melati awak media mencoba Konfirmasi Dokter Yohana mengatakan benar korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan lebih kurang 1 jam, namun pada saat akan dirujuk ke RSU Chievani Tebing Tinggi, Korban sudah tidak bernyawa lagi.

Sambung Yohana lagi Rangga (Korban-Red) meninggal dunia sekitar Pukul 23:10 WIB, luka yang dialami korban cukup serius luka robek lebar dibagian kepala belakang, patah pada tungkai kaki kiri, dan luka robek di bagian muka, penyebab meninggalnya korban bisa diprediksi dikarenakan benturan yang cukup keras dibagian kepala belakang, jelas Yohana.

Rangga yang diketahui Masi berstatus pelajar SMP disalah satu Sekolah Negeri Sei Bamban, bermain bersama 3 Rekannya yang berdomisili yang sama di Sei.Buluh, untuk menemui 3 orang wanita kawan sekolahnya disekitaran Desa Pon tepatnya di Gardu Desa Pon.

Pertemuan 3 Remaja muda mudi itu diamini oleh salah seorang warga sekitar yang bernama Daniel Manulang (26) Warga Dusun 2 Desa Pon,” iya mereka 3 pasang salah satu dari tiga pasangan itu tidak mendengar ada suara kelekson kreta api, sehingga ketabrak dan terpen tal kebagian luar jalur kereta api,Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa korban ke RSU Melati Desa Pon.

Sementara orang tua korban (Rangga-Red) Supardi (56) saat ditemui awak media belum bisa memberikan komentar, ” Sabar dulu ya bang” Masi ngurusi jenazah anak saya. (AfGans)