Komisi A DPRD Sergai Akan Surati Secepatnya Kadis LH Tentang Limbah PT AFN di Duga Cemari Ekosistem Laut

347

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, diminta harus jeli dan serius untuk menangani permasalahan limbah yang selama ini meresahkan masyarakat .

Seperti halnya pada dugaan limbah PT AFN,Di pinggiran sungai di Dusun VII, Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai

Beberapa hari yang lalu adanya pemberitaan di beberapa media, bahwa keterangan Kepala Dinas LH Kabupaten Serdang Bedagai, Panisen Tambunan, tidak di temukan limbah di PT AFN, sedangkan di satu sisi adanya Investigasi di.lapangan oleh beberapa media lainnya, bahwa PT AFN membuang limbah sehingga bau busuk sangat meresahkan warga sekitarnya, jadi ini menimbulkan kehebohan dan kerancuan dalam pemberitaan di media masa, baik media online maupun media cetak, sehingga membingungkan masyarakat pembaca .

Hal ini diduga Akibat adanya penjelasan informasi dengan sepihak dari instansi Pemerintahan dan diduga adanya elemen sosial yang berkepentingan pada PT AFN yang merupakan tempat pengelolaan ikan segar.

Sementara Lembaga NGO BPMDS Kabupaten Serdang Bedagai, Aswad Sirait, hasil investigasi bersama warga setempat menemukan adanya pipa pembuangan limbah kelaut dan tumpukan sampah plastik bercampur kepala ikan yang membusuk dibibir sungai yang diduga berasal dari PT Aqua Farm yang mengeluarkan aroma yang kurang sedap.

Hal itu sempat menjadi viral di Media Sosial (Medsos) namun setelah itu akan adanya peninjauan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sergai kelokasi tersebut diduga pihak PT Aqua Farm melakukan pembersihan terlebih dahulu yang diduga untuk menghilangkan barang bukti sampah yang menumpuk dan bau busuk, ungkap Aswad Sirait.

Begitu juga dengan berkembangnya kasus limbah PT AFN, Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai dari Komisi A di ruangannya, Jumat, 06-08-2018, Anggota Komisi A, Nur Alamsyah, SH, MKn, dalam hal, tentang limbah Aqua Farm, pihaknya akan memanggil Dinas LH Sergai, meminta penjelasan tentang PT AFN, kata Nur Alamsyah.

Aswad menambahkan anehnya peninjauan DLH sebelumnya dinilai hanya pembohongan publik sebab DLH Sergai menyatakan Limbah Aqua Farm tidak ada melakukan pencemaran. hal itu diketahui adanya pemberitaan di media masa maupun Medsos, sehingga menimbulkan pertanyaan besar ada apa dibalik semua tentang limbah Aqua Farm .
sesuai hasil temuan kita yang kita dapat dilokasi yang sempat viral itu ,ayo kita siap turun kelokasi jika perlu bawa masyarakat. Sebab kita turun ke lokasi atas informasi masyarakat .

Aswad juga berharap kepada Bupati Serdang Bedagai H Soekirman, hendaknya harus jeli untuk memilih dan menggantikan kepala SKPD sesuai dengan pendidikan dan fungsinya jabatannya sebab beberapa kali kita mengajukan tentang limbah yang ada di sergai belum pernah kita ketahui hasil uji lab, bahkan kita menunggu selama 30 hari seperti pada limbah salah satu perusahaan yang menyebabkan ribuan ikan mati di Sei Rampah, mengambang di sungai Rampah – Bedagai sebelumnya yang hingga kini belum ada penjelasan dari DLH .padahal alat lab yang ada di DLH itu ada, kita tidak tau pasti apa penyebab lambatnya hasil Uji Lab tentang limbah di Serdang Bedagai ungkap Aswad. (AfGans)