Kebiasaan Atau Kebablasan, Marak Terjadi Proyek Jalan Tanpa PIP

444

SERANG (Banten) ketikberita.com | Beberapa hari sebelumnya, diberitakan di media ini pekerjaan pengecoran jalan Ciruas – Kiara, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang tanpa papan proyek (papan informasi pekerjaan/PIP).

Baca : https://ketikberita.com/senyap-gelar-beton-di-jalan-ciruas-kiara-tanpa-papan-proyek/

Kali ini kegiatan serupa ada pada kegiatan perbaikan ruas jalan perumahan Ciujung Damai RT 01/ RW 02 Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan,Kabupaten Serang bisa di katagori kan proyek tidak taat aturan terhadap Undang Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,di duga takut ketahuan besaran anggarannya.

Di lokasi kegiatan hanya terlihat aktifitas para pekerja,penelusuran awak media tidak menemukan kehadiran pelaksana ataupun konsultan,tidak adanya papan proyek serta para pekerja yang tidak menerapkan K3, membuat kegiatan pengecoran jalan ini penuh dengan tanda tanya, Rabu (15/12/2021).

Dihadapan awak media,Timbul warga perumahan Ciujung Damai,menyatakan untuk pekerjaan pengecoran jalan ini tidak ada konsultannya.

“Iya,pekerjaan beton ruas jalan ciujung damai ini konsultan PU tidak ada,udah di serahkan ke kami masyarakat ciujung damai ,dan dana ini tidak tercatat di LPSE Kabupaten dan bukan paket atau pun pemenang tender ,ini dari aspirasi dewan,”Jelas Timbul .

“Kalau pingin tahu tentang proyek ini, ke kantor PU aja pak,di situ pasti di terangkan segalanya,”Saran Timbul.

“Untuk mutu betonnya pakai K300,dari Dwi beton,kemungkinan habis 90 sampai 100 kubik,”Imbuhnya.

Beberapa kali beton dicurahkan,tidak ada
uji slump, tidak ada pengambilan sample benda uji.Sangat disayangkan jika pengecoran jalan ini benar dari aspirasi dewan,tapi minim pengawasan dan minim informasi.

Keterangan dari warga,panjang 215 meter, ketebalan 15 senti dan lebarnya 4 meter di bagi dua (kanan kiri).

Sofwan dari LSM Geram DPC Kabupaten Serang, melalui sambungan telepon menitipkan satu pertanyaan, yaitu”Apakah fasos fasum nya (perumahan ciujung damai) sudah diserah terimakan kepada Pemkab Serang, kalau sudah it’s oke. Tapi kalau belum,perlu ditelusuri lebih lanjut”.

Sampai berita ini tayang , belum ada pihak mana pun yang dapat di konfirmasi. (Tis/Hin)