Kapolres Langsa Cek Lahan Ketahanan Pangan Gampong Tangguh Meurandeh Aceh

159

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH meninjau Gampung Tangguh di Gampong Meurandeh Aceh, Kecamatan Langsa Lama.

Saat di lokasi, Kapolres Langsa beserta Forkopimda Kota Langsa mengecek lahan ketahanan pangan di desa tersebut, Selasa, (30/3/2021).

Turut hadir juga saat peninjauan Dandim 0104 Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar. S.Sos, M.Tr (Han), Kabag Ops Polres Langsa Kompol Denny Firmandika, S.Ab, SIK, Walikota Langsa diwakili Asisten 1 Suriatno A.P, M.Sp, Camat Langsa Lama di wakili Sekcam Yusrizal S.STP, M.Sp, Kasat Binmas Polres Langsa AKP Raja Bangsawan S.Sos.I, MA, Kapolsek Langsa Timur Iptu Surya D Sofyan SH, Danramil 23/Langsa Timur Kapten Kav Khairul Nizam, KBO Binmas Polres Langsa Iptu Idris Yacob S.Sos.I, Geuchik Gp. Meurandeh Aceh Tgk Asnawi Personil Polsek Langsa Timur, Perangkat Gp. Meurandeh Aceh, para Geuchik Kecamatan Langsa Lama dan masyarakat setempat.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH mengatakan sangat mengapresiasi persiapan Kapolsek Langsa Timur bersama Muspika dalam mewujudkan Gampong tangguh di Kecamatan setempat.

Lanjutnya, kegiatan ini salah satu perintah pemerintah untuk kita laksanakan, Polres Langsa bersama forkopimda terus melakukan sejumlah upaya dan terobosan dalam rangka mendukung /membantu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta memanfaatkan lahan kosong dan membantu masyarakat dalam meningkatakan Sumber daya Manusia.

Semoga gampong Merandeh Aceh dapat di contoh dengan gampong gampong lainnya yang dulunya zone merah Narkoba sehingga sekarang menjadi gampong tangguh Aceh, jelas Kapolres.

“Saya juga mengecek lahan ketahanan pangan yaitu pembudidayaan ikan Lee dan nila, peternakan Bebek, serta sayuran, tanaman organik dan usaha kelompok bersama (KUBE) warga gampong merandeh Aceh berupa, kerajinan tangan pembuatan rumah ibadah dan batang pohon rimbun yg bahan pembuatannya yg berasal dari limbah masyarakat sehingga dapat dijadikan pajangan rumahan.”

Dan ada juga kerajinan warga kaum para ibu-ibu yang memproduksi makan ringan yang berkuliatas. Lalu, kerajinan warga kaum ibu yang memproduksi kesenian dan produksi pola penetasan otomatis bibit ayam, imbuh Kapolres. (AA)