Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis Gelar Press Release Atas Tindakan Kekerasan Terhadap Polisi Saat Menjalan Tugas

41

BATUBARA (Sumut) ketikberita.com | Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis press release di lapangan Polres Batu Bara, atas tindakan kekerasan terhadap pejabat polisi yang sedang menjalankan tugas mengamankan aksi unjuk rasa, Kamis (22/10/20) sekira pukul 16.00 wib.

Dalam press release di halaman polres, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis di dampingi Kabag Ops AKP Hendri Nupia Dinka Barus, SH.,SIK. Kasat Reskrim AKP Bambang Hutabarat, SH., MH, Kasat Intelkam AKP Fery Kusnadi,SH,MH

Maparkan” terjadinya insiden yang menimpa Kasat Sabhara polres Batu Bara AKP AKP.D.P SINAGA terkena lemparan batu pada waktu sedang bertugas mengawal pengamanan unjuk rasa tentang UU cipta kerja OMNIBUS LOW di depan kantor DPRD kabupaten Batu Bara,Senin (12/10/20) sekitar pukul 11.00 wib

Sewaktu anggota kita kasat Sabhara AKP D.P Sinaga sedang melakukan tugas negara mengamankan jalannya aksi, dengan brutal para aksi unjuk rasa melempari polisi dengan batu yang di komando oleh orator. Ucap AKBP Ikhwan Lubis.

“Pihak kita (polisi) juga sudah memberi arahan kepada pengunjuk rasa agar mematuhi protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19. Namun pengunjuk rasa tidak mengindahkan arahan dari kami”tutur AKBP Ikhwan meneruskan ucapannya”

Dari berbagai organisasi tumpah di jalan kabupaten Batu Bara sekitar 200 orang,tepatnya di depan kantor DPRD. Menolak UU cipta kerja OMNIBUS LOW

Karena kejadian itu anggota kami AKP D.P Sinaga terkena lemparan batu dan mengalami luka robek di bagian kepala.

Berdasarkan LP/ 411/X /2020 /Res. Batu Bara, tanggal 12 Oktober 2020. Pihak kami mengamankan 1 orang Arwan Syahputra (21) Mahasiswa, warga Jl. Jenderal Sudirman Lingk. I Kel. Pangkalan Dodek kec. Medang deras kab. Batu Bara yang diduga sebagai provokator. “Kata AKBP Ikhwan dalam press release”

Arwan Syahputra mahasiswa ini dapat di amankan, Selasa (20/10/ 2020) Sekitar Pukul 15.00 Wib, di Cafe Mensai di Jalan Bukit lndah Blag Pluh Kec. Merah Satu Kota Lokseumawe Prov. Aceh.

Barang bukti yang kami sita”1 (satu) Unit alat pengeras suara Sound System, 3 (tiga) Unit Mobil Pick up berwarna hitam, 1 (satu) sepanduk pengunjuk rasa menolak OMNIBUS LAW, 2 (dua) bendera FSB NIKEUBA KSBSI berwarna merah, 1 (satu) bendera KAMI PARHO KSBSI berwarna putih, 2 (dua) ikat kepala bertulisan KSBSI, 1 (satu) kotak batu yang digunakan untuk melempar.” AKBP Ikhwan Lubis Mengakhiri press release nya”. (zal)