Kabir Bedi, 80 Ha Hutan yang Kelola PDAM Tirtanadi di Sibolangit Berubah Fungsi Jadi HPL

75

MEDAN ketikberita.com | Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) Kabir Bedi mengatakan, lahan hutan yang dikelola PDAM Tirtnadi di Sibolagit telah berubah fungsi, padahal hutan seluas 80 Hektar itu sebagai penyanggah sumber air di Sibolangit.

Hal ini dikatakan Kabir Bedi disela-sela temu ramah PDAM Tirtanadi dengan Forum Wartawan Tirtandi (Forwadi) di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sunggal di Jalan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal (29/11/2021).

Dalam acara yang dihadiri jajaran Direksi PDAM Tirtanadi dan sejumlah staf, Kabir Bedi mengungkapkan, meski berbagai capaian/keberhasilan yang telah dan sedang dikerjakan, namun ada permasalahan yang dialami.

Salah satunya di Sobolangit. Dari 80 Ha lahan hutan yang pengelolaan PDAM Tirtanadi sudah mulai digarap oleh pihak-pihak oknum yang tidak bertanggung jawab dan sudah melaporknnya.

“Kita sudah sudah melaporkannya kepada Pemprovsu dan sudah melaksanakan diskusi dengan mengundang Kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pihak Kepolisin Pemerintah Deliserdang, pihak Kehutan dan kecamatan untuk mencari solusi/titik temu terhadap hutan tersebut,”ujar Kabir Bedi.

Menurutnya, kalau hutan diganggu tentu akan mempengaruhi debit tangkapan yang ada di Hulu Sibolangit dan akan terganggu di kawasan seperti Simalingkar, Johor, sebagian Delitua dan lainnya.

Hal ini harus menjadi perhatian Sumatera Utara bahkan nasional karena hal tersebut menjadi hajat hidup orang banyak dan akan terganggu pelayanan kepada masyarakat.

Pertanyaannya, kata Bedi, kenapa fungsi kawasan hutan di Sibolangit yang merupakan pengganga sumber air bisa dialih fungsikan, ada ada dibelakang itu semua, kenapa tiba-tiba kawasan hutan itu bisa berubah menjadi Hak Pengelolan Lahan (HPL).

Perbahan fungsi hutan ini kata Kabir Bedi tentu saja akan menjadi komplik baru di tengah-tengah masyarakat untuk saling menggarap.

Untuk itu kata Kabir Bedi pihaknya akan membawa persoalan tersebut kepada proses hukum. Namun sebelum kesana Gubernur Sumatera Utara diharapkan dapat memediasi dengan berbagai pihak.

Untuk itu dia berharap kepada media agar saling bersinergi agar tujuan utama PDAM Tirtanadi, menjadikan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut yang terbaik dapat di wujudkan,imbuh Kabir Bedi.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Sumut, Fauzan Nasution, Kadiv Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Sumut Humarkar Ritonga, Kadiv Hubungan Langganan PDAM Tirtanadi Sumut dan Kadiv Keuangan PDAM Tirtanadi Sumut. (er)